PBSI Coret Apriyani/Lanny dari Proyeksi Olimpiade Los Angeles 2028

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI Karel Mainaky mengubah rancangan proyeksi sektor ganda putri menuju Olimpiade Los Angeles 2028 di Pelatnas PBSI, Cipayung, pada Selasa (26/5/2026). Perubahan besar terjadi karena pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari dipastikan tidak masuk dalam rencana tersebut.

Langkah baru ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap performa para atlet ganda putri pelatnas. Seperti dilansir dari Detik Sport, Karel Mainaky sebelumnya sempat memproyeksikan duet Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk kualifikasi Olimpiade setelah menyatukan mereka kembali pada September 2025.

Akan tetapi, pencapaian pasangan Apri/Fadia dinilai tidak maksimal hingga akhirnya resmi dipisahkan pada Januari 2026. Apriyani kemudian dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari, sedangkan Siti Fadia berpasangan dengan Febriana Dwipuji Kusuma (Tiwi). Keputusan bongkar pasang ini otomatis mengubah rancangan awal pengumpulan poin kualifikasi.

"Ya untuk sementara ini tiga pasang (buat Olimpiade)," kata Karel Mainaky, Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI.

Tiga pasangan ganda putri yang saat ini masuk dalam proyeksi utama menuju Olimpiade 2028 adalah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Febriana Dwipuji Kusuma (Fadia/Tiwi).

"Bukan tidak diproyeksikan, kan memang kita lihat saja kayak kemarin itu kan (pencapaian) kita memproyeksikan gimana gitu, ya kan? Ya kita mengakui lah kalau yang itu kan, kita enggak," ujar Karel Mainaky.

Catatan prestasi terbaik dari pasangan Apri/Lanny sejauh ini hanya mampu mencapai babak semifinal Indonesia Masters Super 500 dan China Masters Super 100. Pada turnamen-turnamen lainnya, performa pasangan baru ini dinilai kurang memuaskan karena lebih sering tersingkir di babak-babak awal pertandingan.

Karel Mainaky juga menegaskan kekuatan ganda putri saat ini akan dipertahankan tanpa adanya perombakan pasangan lagi untuk masa mendatang. PBSI dipastikan tidak memiliki rencana untuk menyatukan kembali duet Apri/Fadia maupun memasukkan mereka dalam program road to Olympic.