PDIP Tunjuk Syaifudin Zuhri Jadi Ketua DPRD Kota Surabaya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan menetapkan Syaifudin Zuhri sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya pada Kamis, 23 April 2026. Penunjukan Sekretaris DPC PDIP Surabaya tersebut bertujuan mengisi kekosongan jabatan pascameninggalnya Adi Sutarwiyono pada Februari 2026.

Keputusan strategis ini diambil mengingat posisi krusial legislatif dalam mendukung pembangunan di kota pahlawan. Dilansir dari Bloombergtechnoz, penunjukan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal pemerintahan daerah di tingkat eksekutif maupun legislatif.

"Saudara Syafudin Zuhri yang saat ini menjadi Sekretaris DPC PDIP Surabaya kita minta bisa membangun sinergi yang bagus, antara Walikota, Wakil Walikota dan DPRD Kota Surabaya," ujar Said Abdullah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim.

Syaifudin Zuhri terpilih dari daerah pemilihan lima yang mencakup sembilan kecamatan, termasuk Karang Pilang dan Tandes. Secara perolehan suara individu, ia meraih 13.175 suara, tercatat lebih tinggi dibandingkan perolehan suara mendiang Adi Sutarwiyono yang berjumlah 12.799 suara.

Dominasi PDIP di parlemen Surabaya dipertegas dengan perolehan total 336.698 suara rakyat. Hasil tersebut memberikan hak kepada partai untuk menguasai 11 kursi di DPRD Kota Surabaya, yang sekaligus memberikan mandat bagi kader partai untuk menduduki kursi pimpinan dewan.

"Kota Surabaya sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta. Kota Surabaya adalah etalase banyak hal dari ekonomi, perdagangan, pendidikan, kesehatan, bahkan demokrasi. Oleh sebab itu, tiga kader PDI Perjuangan yang mendapatkan amanah rakyat menjadi Walikota, Wakil Walikota dan Ketua DPRD harus bisa menangkap denyut suara hati rakyat dan perkembangan kota ini," ujar Said Abdullah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim.

Kader yang terpilih kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di Surabaya. Penyelarasan visi antara Ketua DPRD baru dengan jajaran Pemerintah Kota Surabaya menjadi agenda utama dalam periode kepemimpinan ini.