Pelatih Oțelul Galați Soroti Mentalitas Tim Usai Kekalahan Telak dari FCSB

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Pelatih Oțelul Galați, Stjepan Tomas, menyuarakan keprihatinannya atas performa timnya setelah menelan kekalahan telak 4-0 dari FCSB dalam lanjutan kompetisi Superliga Romania babak play-out pada Sabtu, 11 April 2026. Pertandingan yang digelar di Arena Națională ini memperlihatkan kurangnya agresivitas dan kepribadian dalam permainan Oțelul di babak pertama.

Tomas mengakui bahwa timnya tidak mampu memenangkan duel-duel kunci dan 'memberikan hadiah' kepada lawan, sehingga mempermudah FCSB mencetak gol. Kekecewaan terbesar pelatih asal Kroasia itu terletak pada cara gol-gol tersebut terjadi, yang dinilainya menunjukkan kurangnya fokus dan mentalitas bertanding.

"Kami seharusnya memiliki lebih banyak agresivitas, personalitas dalam permainan. Kami tidak memenangkan duel, kami memberikan hadiah, membiarkan mereka mencetak gol, mereka ingin bermain dan mereka mencetak gol. Kami harusnya lebih waspada, jika tidak agresif dalam pertandingan seperti ini, Anda akan dihukum," kata Stjepan Tomas, dilansir dari Digi Sport.

Tomas menjelaskan bahwa ia melakukan tiga perubahan pemain saat jeda babak pertama untuk mencoba membawa sesuatu yang baru ke dalam tim. Ia merasa para pemainnya masuk dengan cara yang benar di babak kedua, meskipun kekalahan besar tidak dapat dihindari.

Menurutnya, para pemain diminta untuk menunjukkan karakter dan hal itu terlihat membaik di paruh kedua pertandingan, di mana Oțelul tidak lagi kebobolan. "Saya mengatakan kepada mereka untuk bermain, untuk menunjukkan karakter, itu penting, dan mereka menunjukkannya, ada perubahan, itu lebih baik dari babak pertama," tambah Tomas.

Meski demikian, Tomas menegaskan pentingnya konsentrasi dan mentalitas yang berbeda untuk pertandingan berikutnya. Ia merujuk pada performa bagus tim saat melawan Hermannstadt di laga terakhir, yang sempat membuatnya berpikir tim berada dalam kondisi baik.

Saat ini, Oțelul Galați menempati peringkat ke-10 klasemen play-out dengan 24 poin, unggul lima poin dari Unirea Slobozia yang berada di posisi play-off degradasi. Pertandingan selanjutnya bagi skuad asuhan Tomas adalah menghadapi UTA Arad di kandang sendiri pada 17 April mendatang.