Bandung (ANTARA) - Pelatih Persib Bojan Hodak menilai persaingan musim ini sebagai salah satu yang paling berat sepanjang kompetisi, meski timnya kembali menjuarai liga.
Ia menyebut banyak tantangan datang dari perubahan skuad yang signifikan sehingga proses adaptasi memengaruhi konsistensi permainan sejak awal hingga pertengahan musim.
“Tahun ini mungkin salah satu musim tersulit bagi kami karena harus mengganti lima pemain di dalam tim utama,” kata Bojan di Bandung, Sabtu.
Dibanding dua musim sebelumnya, ia menilai stabilitas tim jauh lebih baik karena komposisi pemain relatif sama sehingga koordinasi berjalan lebih konsisten dalam setiap pertandingan.
“Dua musim sebelumnya komposisi tim hampir sama, jadi musim ini lebih sulit, kami sangat beruntung,” lanjutnya.
Baca juga: Persib untuk ketiga kali berturut-turut juara Super League
Tapi Bojan menegaskan timnya tetap bisa menjaga fokus, bekerja keras, dan bermental juara meski tekanan persaingan sangat ketat.
“Bagaimanapun, kami berhasil melewati semua kesulitan itu dan tetap bisa bersaing hingga akhir,” katanya.
Persib kembali juara setelah imbang melawan Persijap pada laga pamungkas Super League.
Persib mengoleksi 79 poin, sama dengan Borneo FC, tetapi unggul head to head yang mengantarkan Persib juara.
Baca juga: Bandung pesta besar setelah Persib hattrick juara liga
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·