Keputusan tersebut diambil oleh KSPI bersama Partai Buruh setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Praktis, fenomena ini menjadi sorotan warganet. Dilansir dari Instagram RMOL, Jumat, 1 Mei 2026, warganet ramai-ramai menuding adanya kucuran kepada para tokoh buruh.
“mantab sudah cair,” tulis pemilik akun @123qweabcd disertai emoticon menangis.
“masuk kekuasaan = masuk angin,” timpal akun @dokterkopi.ck.
“Manjur jamu jumhur,” seloroh akun @gunarif07
“Basah rembes nyemplung ini,” tukas akun @tukang_kue disertai emoticon menangis.
“UDAH CAIR KE PETINGGI PETINGGI CAIR CAIR NGALIR,” timpal akun @abumansuralmaturidie_900 yang juga disertai emoticon menangis.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 223 warganet meng-likes dan terdapat 130 komentar yang mayoritas melayangkan hujatan.
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal sebelumnya menyebut diskusi yang berlangsung sekitar satu setengah jam dengan Presiden Prabowo Subianto menghasilkan kesepakatan untuk mengubah format peringatan May Day tahun ini.
“KSPI dengan didukung oleh Partai Buruh memutuskan untuk mengadakan perayaan May Day bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto dan teman-teman serikat buruh lainnya di Monas,” ujar Said dalam konferensi pers virtual, Rabu, 29 April 2026. 
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·