Beijing (ANTARA) - Otoritas China pada Kamis (14/5) menyerukan pengawasan keselamatan yang lebih ketat terhadap kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) sebagai bagian dari upaya untuk memastikan pengembangan industri yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam konferensi video yang diadakan bersama oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China, serta Administrasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nasional China, para produsen kendaraan dan pembuat baterai daya didesak untuk bertanggung jawab utama atas kualitas serta keamanan produk mereka, dan menjadikan tugas tersebut sebagai prioritas utama.
Menurut pertemuan tersebut, langkah-langkah pencegahan risiko harus diperkuat di seluruh rantai industri, termasuk penelitian dan desain produk, manufaktur, manajemen rantai pasokan, pemantauan operasional, dan layanan purnajual.
Selain itu, diserukan pula upaya yang lebih besar untuk membimbing konsumen dalam penggunaan kendaraan yang benar, meningkatkan pengawasan terhadap potensi bahaya keselamatan, dan menjaga standar keselamatan dasar secara tegas.
Ketiga otoritas tersebut mengatakan akan bekerja sama dengan departemen terkait lainnya untuk melakukan inspeksi terhadap risiko keselamatan dan investigasi kecacatan produk, menangani pelanggaran perusahaan secara serius, dan menjaga ketertiban pengembangan industri yang sehat.
Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
- Tags
- NEV
- Pengawasan keselamatan
- Ev
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·