Pemerintah secara resmi membuka rekrutmen sebanyak 30.000 manajer untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta pada Rabu (15/4/2026). Program ini ditujukan bagi lulusan D3 hingga S1 sebagai langkah strategis memperkuat pilar ekonomi di tingkat pedesaan secara nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa proses seleksi ini mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dilansir dari Money, seluruh tahapan pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun guna menjamin kualitas sumber daya manusia yang terjaring.
Target besar dari inisiatif ini adalah merampungkan pembangunan 30.000 unit Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada periode Juni hingga Juli 2026. Penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar ini akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan progres pembangunan fisik unit koperasi di lapangan.
Kriteria pelamar yang ditetapkan mencakup lulusan D3, D4, dan S1 dari berbagai jurusan dengan batas usia maksimal 35 tahun. Selain itu, calon manajer diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 sebagai syarat standar kompetensi akademik.
"Proses seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa pungutan biaya," kata Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan dalam jumpa pers yang dikutip dari Antara. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan putra-putri terbaik bangsa untuk mengabdi langsung di kampung-kampung nelayan dan desa.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi nantinya akan bekerja di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara. Hubungan kerja ini diatur melalui skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan durasi kontrak selama dua tahun di bawah pembinaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pemerintah merencanakan proses serah terima manajer tersebut ke unit Koperasi Desa Merah Putih dilakukan tepat setelah masa dua tahun pematangan di BUMN usai. Penempatan ini diharapkan mampu menjadikan para manajer sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing.
Penyelenggaraan rekrutmen skala nasional ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral antara berbagai instansi. Kementerian PAN-RB, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Keuangan turut serta dalam mengawal jalannya program penguatan ekonomi desa ini agar berjalan sesuai target yang dicanangkan.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·