Pemerintah Republik Serbia resmi membuka pendaftaran program beasiswa "World in Serbia" tahun akademik 2026/2027 untuk pelajar Indonesia sejak Senin, 18 Mei 2026. Peluang bantuan pendidikan penuh ini menawarkan kesempatan studi gratis untuk jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3) di berbagai universitas ternama di Serbia.
Proses registrasi dan pengunggahan berkas digital dijadwalkan berlangsung sampai 1 Juni 2026. Berdasarkan informasi yang dilansir dari detik.com, penerima beasiswa terpilih akan mengikuti kursus intensif bahasa Serbia dari September 2026 hingga Juni 2027 sebelum mengikuti ujian masuk universitas untuk tahun akademik 2027/2028.
Fasilitas komprehensif yang disediakan mencakup pembebasan penuh biaya perkuliahan, kursus bahasa gratis, akomodasi, serta konsumsi tiga kali sehari. Selain itu, peserta juga mendapatkan asuransi kesehatan wajib bagi usia maksimal 26 tahun dan gratis biaya penyetaraan ijazah.
"Peserta akan mendapatkan tunjangan uang saku bulanan sebesar RSD 18.000, atau setara dengan kurang lebih Rp3,1 juta," jelas laporan mengenai tunjangan finansial dalam panduan resmi beasiswa tersebut.
Komponen pembiayaan ini tidak menanggung tiket pesawat pulang-pergi Indonesia-Serbia. Biaya transportasi publik lokal, buku teks, serta materi perkuliahan harian juga menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing penerima beasiswa.
Pihak penyelenggara menerapkan kriteria batasan usia dan kualifikasi akademik pelamar secara ketat berdasarkan jenjang pendidikan yang dituju.
| Sarjana (S1) | Di bawah 21 tahun | Lulusan SMA/SMK/Sederajat (masa sekolah 4 tahun) |
| Magister (S2) | Di bawah 25 tahun | Lulusan Sarjana (S1) |
| Doktoral (S3) | Di bawah 35 tahun | Lulusan Sarjana (S1) dan Magister (S2) |
Persyaratan lainnya mewajibkan pelamar memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris atau bahasa Serbia minimal tingkat percakapan dasar atau level A1. Pelamar wajib melampirkan dokumen yang telah diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah, seperti CV format Europass dan surat motivasi.
"Pelamar harus melampirkan paspor dengan masa berlaku minimal 6 tahun saat mendaftar," tulis aturan dalam panduan tersebut.
Aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam seleksi ini, di mana dokumen imunisasi lengkap untuk penyakit seperti TBC, hepatitis B, polio, difteri, tetanus, campak, batuk rejan, gondongan, rubella, Streptococcus pneumoniae, dan H. influenza wajib disertakan. Pelamar juga harus menyertakan hasil tes laboratorium bebas penyakit menular serta asesmen psikologi yang berlaku maksimal 6 bulan.
Mekanisme pendaftaran diawali dengan pengisian data secara daring pada tautan resmi, lalu mengirimkan berkas digital ke email pengelola beasiswa di Serbia.
"Selanjutnya, pendaftar wajib mengirimkan salinan berkas ke Kedutaan Besar Serbia di Jakarta dengan tembusan kepada PPI Serbia," menurut prosedur pendaftaran dari akun media sosial resmi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Serbia.
Setelah melengkapi Formulir Konfirmasi Beasiswa Serbia, kandidat harus mengikuti tahapan wawancara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Jadwal kedatangan peserta yang dinyatakan lolos seleksi akhir ke Serbia diperkirakan berlangsung antara 15 Oktober hingga 15 November 2026.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·