Pemerintah Tanggung Gaji 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Lewat APBN

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menanggung gaji 30 ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih selama dua tahun menggunakan dana APBN pada Senin (11/5/2026). Langkah ini diambil untuk mendukung operasional manajer koperasi di tingkat desa tanpa membebani defisit anggaran negara.

Kepastian mengenai alokasi dana tersebut disampaikan langsung oleh Purbaya dalam sebuah pertemuan media di Jakarta Pusat sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Pembiayaan ini menjadi solusi atas struktur penggajian para pengelola koperasi desa yang baru dibentuk.

"Sudah (ketahuan gaji manajer Kopdes Merah Putih). Kita akhirnya harus bayar selama dua tahun," kata Purbaya, Menteri Keuangan.

Bendahara Negara menjelaskan bahwa sumber pendanaan tidak berasal dari usulan anggaran baru. Dana tersebut diambil dari alokasi program Kopdes Merah Putih yang sebelumnya belum terealisasi secara maksimal.

"Jadi nggak ada tambahan dana baru ke APBN, nggak ada tambahan defisit baru karena sudah dialokasikan di situ," tutur Purbaya, Menteri Keuangan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebelumnya memberikan penjelasan mengenai status ketenagakerjaan para manajer tersebut pada Jumat (8/5/2026). Pada tahap awal, mereka akan bernaung di bawah Badan Usaha Milik Negara sebelum akhirnya beralih status hukum.

"Statusnya sekarang di BP BUMN, tetapi nanti setelah dua tahun itu akan menjadi penempatan di koperasi. Kita sih berharapnya di Kementerian Koperasi, tetapi masih akan kita bahas lagi. Bukan (ASN), tetapi PKWT," ucap Ferry, Menteri Koperasi.

Ferry menekankan pentingnya penguasaan model bisnis oleh para manajer agar koperasi dapat mengelola berbagai unit usaha seperti gerai bahan pokok hingga fasilitas kesehatan. Manajer juga dituntut proaktif dalam mencari pendanaan mandiri untuk keberlanjutan organisasi.

"Bahkan mengarahkan Koperasi Desa Merah Putih baik untuk kegiatan pengembangan usaha, kegiatan pencarian sumber-sumber pembiayaan dan kemudian membangun hubungan relasi usaha," jelas Ferry, Menteri Koperasi.