Pemkab: Penyintas bencana di Aceh Barat sudah tempati huntara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan puluhan penyintas bencana di Kecamatan Pante Ceureumen saat ini telah menempati 12 unit hunian sementara (huntara) yang sebelumnya dibangun pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Alhamdulillah, semua huntara sudah dihuni dan ditempati masyarakat korban bencana alam,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi, di Meulaboh, Jumat.

Huntara tersebut tersebar di dua lokasi masing-masing Desa Jambak dan Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat yang berjarak sekitar 60 kilometer arah timur Meulaboh, ibu kota kabupaten setempat.

Tarmizi mengatakan pemerintah daerah saat ini terus memantau kondisi masyarakat penyintas banjir yang kini menempati huntara.

Baca juga: Pembangunan huntara tahap dua di Aceh Barat selesai 100 persen

Ia menegaskan kenyamanan warga menjadi prioritas utama. Meskipun sempat ada warga yang ragu dan lebih memilih kompensasi uang di awal, kini mereka mulai merasakan manfaat tinggal di huntara karena fasilitasnya lengkap.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga memastikan tidak boleh ada atap yang bocor guna menjaga kenyamanan warga selama berada di huntara, sambil menunggu selesainya pembangunan hunian tetap, yang akan dilakukan pembangunan oleh BNPB nantinya.

Menanggapi warga yang sebelumnya membangun dapur swadaya dengan material seadanya, pemerintah telah menginstruksikan pendistribusian seng baru untuk seluruh dapur warga.

Baca juga: Satgas PRR perbarui data huntara demi pemulihan Aceh inklusif

Tarmizi mengatakan, jika nantinya hunian tetap (huntap) sudah selesai dibangun, hunian sementara tersebut akan sepenuhnya menjadi milik masyarakat.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.