Pemerintah Kabupaten Tangerang meraih penghargaan Rekor MURI setelah berhasil mendaftarkan 500.000 pekerja rentan sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sepanjang tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan pada upacara di Lapangan Raden Arya Yudha Negara pada Senin (4/5/2026).
Dilansir dari Detikcom, pencapaian strategis ini membawa angka Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Tangerang menyentuh 71 persen. Dari total 1,5 juta pekerja di wilayah tersebut, saat ini terdapat 1,1 juta orang yang telah menjadi peserta aktif.
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, memberikan apresiasi atas langkah masif pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan sosial melalui dukungan fiskal APBD. Secara nasional hingga April 2026, lembaga ini telah melindungi 47,4 juta pekerja dari total 129 juta angkatan kerja.
"Penghargaan MURI ini bukan tujuan akhir, tetapi milestone bahwa negara hadir memberikan perlindungan nyata bagi pekerja rentan. Kabupaten Tangerang telah membuktikan bahwa perluasan perlindungan dapat dilakukan secara masif, cepat, dan tepat sasaran," kata Agung, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Upaya ini sejalan dengan transformasi kelembagaan yang mengedepankan aspek cakupan perlindungan yang inklusif. Fokus utama diberikan kepada pekerja sektor informal yang memiliki risiko sosial ekonomi tinggi namun memiliki keterbatasan finansial untuk membayar iuran mandiri.
"Perluasan perlindungan bagi pekerja terus kami dorong dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, terutama untuk menjangkau sektor informal yang selama ini belum terlindungi secara optimal. Dukungan pemerintah daerah melalui pembiayaan APBD menjadi faktor kunci dalam mempercepat tercapainya Universal Coverage Jamsostek," ujar Agung, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Data menunjukkan pertumbuhan kepesertaan pekerja rentan di Kabupaten Tangerang meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 tercatat 116.000 pekerja terlindungi, kemudian naik menjadi 200.000 pada 2024, hingga mencapai puncaknya pada angka setengah juta pekerja di tahun 2025.
"Penghargaan MURI ini bukan tujuan akhir, tetapi milestone bahwa negara hadir memberikan perlindungan nyata bagi pekerja rentan. Kabupaten Tangerang telah membuktikan bahwa perluasan perlindungan dapat dilakukan secara masif, cepat, dan tepat sasaran," kata Agung, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Program perlindungan ini memberikan manfaat berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kelompok sasaran mencakup berbagai profesi mulai dari nelayan, petani, pengemudi ojek, hingga pekerja keagamaan di seluruh wilayah kabupaten.
"Melalui program ini, peserta memperoleh manfaat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), termasuk santunan bagi ahli waris serta program pemberdayaan lanjutan. Dengan demikian, perlindungan yang diberikan tidak hanya menjaga pekerja, tetapi juga menjamin keberlangsungan hidup keluarga serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Agung, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh alokasi anggaran APBD sebesar Rp 101 miliar. Program ini melibatkan sinergi antarperangkat daerah seperti Bappeda, Dinas Sosial, dan Dinas Ketenagakerjaan.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang menerima apresiasi dari Museum Rekor Indonesia atas komitmen kami dalam memperluas perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hingga saat ini, sekitar 500 ribu pekerja rentan telah kami lindungi. Program ini akan terus kami tingkatkan ke depan untuk memberikan perlindungan yang lebih luas serta meringankan beban masyarakat," kata Rasyid, Bupati Kabupaten Tangerang.
Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk terus melakukan validasi data dan memperluas jangkauan kepesertaan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat pekerja di Kabupaten Tangerang mendapatkan hak jaminan sosial yang layak.
"Kami tidak akan berhenti di angka 500 ribu. Target kami adalah memastikan seluruh pekerja terlindungi tanpa terkecuali, sehingga setiap pekerja dapat bekerja dengan aman dan hidup dengan bermartabat," tutup Rasyid, Bupati Kabupaten Tangerang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·