Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta melalui acara deklarasi gerakan pilah sampah dan aktivasi ruang publik di koridor Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Dilansir dari Detikcom, kegiatan yang berlangsung di Pedestrian Plaza Festival ini mengintegrasikan kampanye lingkungan dengan pertunjukan musik serta pameran budaya Betawi. Langkah tersebut diambil sebagai sarana sosialisasi pengelolaan limbah rumah tangga bagi masyarakat Ibu Kota.
Antusiasme warga mulai terlihat sejak sore hari saat berbagai kelompok seni menghibur pengunjung yang memadati area panggung. Salah satu warga Karet Kuningan bernama Ella memantau informasi acara ini melalui pesan berantai di grup percakapan sebelum memutuskan untuk datang langsung.
"Saya punya banyak grup, dan di grup-grup itu sudah dibagikan informasi kalau ada kegiatan di hari Sabtu ini dan besok. Saya penasaran acaranya seperti apa, makanya saya datang ke sini," kata Ella kepada detikcom di Plaza Festival Kuningan, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Pengunjung menilai integrasi edukasi sejarah dan kuliner dalam satu lokasi membuat perayaan tahun ini lebih bermanfaat bagi warga. Ella juga menyoroti pentingnya kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan yang diangkat oleh pemerintah daerah.
"Desain acaranya bagus banget. Ada informasi tentang sejarah dan kondisi Jakarta dari waktu ke waktu, jadi sekaligus jadi pelajaran buat kita. Kuliner juga banyak, jadi pengunjung bisa menikmati acara dengan nyaman. Saya juga dengar nanti akan ada banyak pengisi acara sampai malam," ujarnya.
Terkait gerakan 'Jaga Jakarta Bersih: Pilah Sampah', warga menyadari bahwa kapasitas pembuangan akhir di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan.
"Saya setuju banget dengan gerakan pilah sampah ini. Kita sering dengar Bantar Gebang sudah tidak bisa menampung sampah dari Jakarta. Jadi sebagai warga, kita harus punya kesadaran untuk mulai memilah sampah," tuturnya.
Kesadaran kolektif dipandang sebagai kunci keberhasilan menjaga kebersihan kota agar tidak hanya mengandalkan program kerja pemerintah semata.
"Pemerintah tentu harus terus meningkatkan pelayanan, tapi masyarakat juga harus ikut berpartisipasi. Jangan hanya menuntut pemerintah, sementara kita sendiri tidak mau mulai memilah sampah, minimal dari rumah kita sendiri," jelasnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjuk koridor H.R. Rasuna Said sebagai lokasi utama karena dianggap merepresentasikan identitas Jakarta sebagai kota global yang modern dan terintegrasi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan penekanan pada aspek keberlanjutan dalam penataan kawasan tersebut.
"Koridor H.R. Rasuna Said merepresentasikan wajah baru Jakarta sebagai kota global. Penataan kawasan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang kota yang lebih terintegrasi, nyaman bagi pejalan kaki, dan mendukung mobilitas berkelanjutan," ujar Pramono dikutip dari Siaran Pers yang diterima.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menambahkan bahwa pembenahan transportasi terpadu akan terus dilakukan untuk memperkuat transformasi kota yang ramah lingkungan. Rangkaian acara HUT ke-499 ini dijadwalkan masih akan berlanjut pada Minggu, 10 Mei 2026, dengan agenda olahraga bersama dan hiburan komunitas.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·