Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan logistik senilai Rp 81.836.520 untuk warga terdampak banjir di wilayah Solo Raya pada Rabu (15/4/2026). Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat tanggap darurat guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi bencana.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, terjun langsung meninjau lokasi terdampak di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Ade Eliana untuk memantau proses penanganan di lapangan.
Data yang dilansir dari Detikcom menunjukkan bahwa total bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan pengungsian. Rinciannya mencakup 100 paket makanan siap saji, 100 paket lauk pauk, 30 lembar kasur, 50 lembar selimut, hingga paket kebutuhan anak dan keluarga.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir, agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi," ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan dikirim berdasarkan instruksi langsung dari Gubernur Ahmad Luthfi.
Selain menyalurkan logistik ke Karanganyar, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengirimkan bantuan serupa ke Kota Surakarta secara bersamaan. Personel dari Dinas Sosial, BPBD, hingga Dinas PUPR telah diterjunkan ke titik-titik bencana untuk melakukan pendataan dan penanganan teknis.
Terkait solusi jangka panjang, Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Langkah darurat yang sedang diupayakan saat ini adalah rencana pemasangan tanggul darurat atau trapbag sepanjang 200 meter di area aliran sungai.
"Kalau bicara kewenangan, ini adalah wewenang BBWS, tetapi saya sudah koordinasi dengan Bupati. Kita bisa mengajukan untuk parabah (trapbag) sepanjang 200 meter," kata Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah. Saat ini, kondisi genangan air di beberapa titik dilaporkan sudah mulai menyurut.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Pihak otoritas siap menambah pasokan bantuan jika kondisi di wilayah terdampak banjir Surakarta dan sekitarnya masih membutuhkan dukungan logistik tambahan.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·