Erin menyerahkan bukti CCTV terkait kasus dugaan penganiayaan mantan ART, Herawati. Bukti tersebut Erin serahkan ke penyidik Polres Jakarta Selatan.
Kuasa hukum Erin, Adlina Amalia, mengatakan bahwa mereka memberikan rekaman induk CCTV. Kurang lebih ada 12 CCTV yang disampaikan kepada pihak penyidik.
"Oke, untuk penjelasan CCTV itu kebetulan di rumah itu sangat banyak. Kurang lebih ada 12 CCTV. Jadi semua terperinci apa yang dilakukan oleh mantan ART itu di rumah," tutur Adlina.
Menurut Adlina, CCTV tersebut akan menunjukkan kejadian yang sebenarnya. Termasuk soal tudingan Herawati yang menyebut kliennya mencekik hingga memukul.
"Adegan-adegan atau ucapan dari mantan ART itu bahwa ada kalimat mencekik ya, mencakar, dan menodongkan ya, pisau, itu kan dapat dilihat secara rinci dan jelas dalam CCTV tersebut," ujar Adlina.
"Yang kita berikan bukan hanya CCTV tapi recorder-nya. Jadi bener-bener apa ya, keaslian dari suatu CCTV itu," tambahnya.
Kuasa hukum Erin lainnya, Farhanaz Maharani, menjelaskan bahwa CCTV tersebut akan membantah segala tudingan Herawati. Katanya, rekaman tersebut justru menunjukkan keadaan yang berbeda.
"Yang agak bikin mengejutkan ya dari hasil CCTV, keadaan beralih terbalik. Malah klien kami itu ternyata dari rekaman CCTV itu terlihat tangannya ditarik secara paksa oleh saudari Hera secara paksa keluar untuk menemui polisi, dan klien kami menolak saat itu," ucap Farhanaz Maharani.
"Nah itu akan menjadi ini kami ya, titik berat kami ya dalam laporan ini bahwa justru klien kamilah yang di sini secara paksa ditarik, dan itu masuk sih ke dalam penganiayaan juga ya," tambahnya.
Pihak Erin juga akan mempertimbangkan proses lebih lanjut mengenai hal itu. Mereka menduga mantan ART ini teriak minta tolong sambil menarik tangan dari kliennya.
Kasus ini bermula dari laporan Herawati terhadap mantan majikannya, Erin, atas dugaan penganiayaan. Dalam kesaksiannya di hadapan Komisi III DPR RI, Herawati mengaku mengalami kekerasan fisik dan verbal saat bekerja di rumah Erin. Ia mengaku dipukul menggunakan sapu lidi di bagian kepala setelah dimarahi karena urusan pekerjaan rumah. Tak hanya itu, Herawati juga mengaku sempat ditendang, dicaci maki, hingga mengalami intimidasi selama bekerja. Hingga kini, kasus tersebut masih bergulir di kepolisian.
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·