Pengawasan farmakovigilans hingga antisipasi dampak kekeringan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Berikut rangkuman berita humaniora populer di Indonesia, Jumat (24/4) mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyiapkan dua mobil tangki dan 12 unit tandon air berkapasitas 2.500 liter untuk antisipasi dampak kekeringan hingga, BPOM memperkuat upaya melindungi masyarakat, melalui pelaksanaan Farmakovigilans di Indonesia.

1) 12 unit tandon air berkapasitas 2.500 liter untuk antisipasi dampak kekeringan di Kudus

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyiapkan dua mobil tangki dan 12 unit tandon air berkapasitas 2.500 liter untuk antisipasi dampak kekeringan, sebagai salah satu upaya mengatasi kesulitan air bersih warga desa setempat.

Baca selengkapnya di sini:


2) Indonesia dan Korsel perkuat kolaborasi penanganan karhutla di Sumsel

Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan memperkuat kolaborasi dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan pengembangan Forest and Land Fire Management Center di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Baca selengkapnya di sini:

3) BNPB ingatkan warga di Jatim waspadai cuaca ekstrem

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah mitigasi mandiri menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Baca selengkapnya di sini:

4) Menko Zulhas: Sekolah bisa komplain kalau menu MBG tidak sesuai

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bahwa sekolah bisa komplain kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kalau menu makanan bergizi (MBG) tidak sesuai.

Baca selengkapnya di sini:

5) BPOM perkuat pengawasan farmakovigilans melalui PerBPOM 4 tahun 2026

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat upaya melindungi masyarakat, salah satunya melalui Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Farmakovigilans guna peningkatan pengawasan keamanan obat yang beredar di Indonesia.

Baca selengkapnya di sini:

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.