Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan indikasi kuat untuk tetap bertahan di Stadion Etihad melampaui masa kontraknya saat ini. Langkah ini menepis berbagai spekulasi mengenai rencana pengunduran dirinya setelah hampir satu dekade memimpin klub asal Manchester tersebut.
Juru taktik asal Spanyol tersebut diprediksi akan memperpanjang masa jabatannya hingga musim 2026/2027 mendatang. Hingga Senin (4/5/2026), stabilitas organisasi klub menjadi faktor utama yang membuat Guardiola merasa nyaman bekerja di bawah manajemen The Citizens.
Guardiola mengungkapkan bahwa hubungan emosional dan profesional dengan staf klub menjadi alasan dirinya bertahan lama. Kesuksesan meraih berbagai trofi dianggapnya sebagai hasil dari kolaborasi orang-orang di balik layar.
"Saya tidak akan bertahan di sini selama sepuluh tahun, bahkan dengan semua trofi, jika saya tidak bekerja dengan orang-orang ini," akui Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona tersebut juga menyoroti testimoni dari para pemainnya yang sempat meninggalkan klub kemudian kembali lagi. Ia menekankan bahwa konsistensi taktis dan manajerial menjadi kunci utama City tetap berada di level tertinggi kompetisi Eropa.
"Saya senang ketika Ilkay Gündogan kembali dan berkata: Di City, segalanya diatur dengan sangat baik. Itulah mengapa kami telah bermain secara konsisten di Liga Champions selama dua belas, tiga belas, empat belas tahun. Kami selalu bersaing untuk meraih trofi, karena kami konsisten dalam taktik, sistem, pemain, dan manajer," tambah Guardiola.
Manchester City saat ini tengah bersaing ketat dengan Arsenal dalam perburuan gelar juara Premier League musim 2025/2026. Meski sedang mengejar potensi raihan treble, Guardiola merasa tekanan musim ini jauh lebih terkendali.
"Beberapa jam sebelum pertandingan, saya merasakan tekanan, tetapi di sela-sela pertandingan saya lebih tenang. Musim lalu, saya terus-menerus memikirkan apa yang akan terjadi pada klub jika kami tidak lolos ke Liga Champions," kata Guardiola.
Di sisi lain, laporan The Guardian menyebutkan manajemen klub telah menyiapkan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi pergantian posisi kepelatihan. Manchester City dikabarkan telah memasukkan nama Enzo Maresca sebagai salah satu kandidat potensial untuk mengisi kursi pelatih kepala di masa depan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·