Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan tanggapan terkait polemik VAR dalam kemenangan tipis 1-0 Arsenal atas West Ham United pada lanjutan Liga Inggris akhir pekan lalu. Keputusan wasit menganulir gol penyama kedudukan West Ham memicu perdebatan mengenai konsistensi penegakan aturan di kotak penalti.
Kemenangan The Gunners dipastikan setelah gol Callum Wilson di menit-menit akhir pertandingan dibatalkan oleh VAR, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Wasit menilai telah terjadi pelanggaran oleh Pablo terhadap kiper David Raya dalam situasi sepak pojok yang menyebabkan tangkapan bola tidak sempurna.
Situasi tersebut menarik perhatian publik karena para pemain Arsenal kerap dinilai melakukan gangguan serupa terhadap kiper lawan tanpa mendapatkan sanksi. Menanggapi drama yang melibatkan rival perebutan gelar juara tersebut, Guardiola memilih untuk tidak bersikap terlalu kritis terhadap keputusan pengadil lapangan.
"Pertanyaan itu harusnya ke wasit dong, karena itu keputusan mereka," cetus Guardiola seperti dilansir dari Mirror.
Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa penggunaan teknologi pembantu wasit bukan lagi hal baru dalam kompetisi tertinggi sepak bola Inggris. Ia lebih memilih fokus pada kesiapan timnya sendiri dalam menghadapi dinamika pertandingan yang ada.
"VAR sudah dipakai bertahun-tahun, bukan baru dipakai pada akhir pekan kemarin. Kami beradaptasi dengannya," sambungnya.
Guardiola juga menambahkan bahwa energi tim tidak boleh habis untuk mempermasalahkan hal-hal di luar kendali mereka di atas lapangan. Fokus utama saat ini adalah mengejar ketertinggalan poin dari pemimpin klasemen.
"Kalau ada hal-hal yang tidak bisa kami kontrol, ya sudah lupakan," tegasnya.
Saat ini Arsenal masih kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan koleksi 79 poin dari 36 pertandingan. Sementara itu, Manchester City membuntuti di posisi kedua dengan 74 poin, namun masih memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan skuad asuhan Mikel Arteta.
Manchester City dijadwalkan bertandang ke markas Crystal Palace pada Kamis (14/5) dini hari WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi The Citizens untuk terus memangkas jarak poin demi menjaga peluang mempertahankan gelar juara liga musim ini.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·