Peraih medali Olimpiade Ben Whittaker KO Suarez di ronde pertama

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020, Ben Whittaker, yang kini berstatus juara kelas berat ringan (79,4 kg) World Boxing Council (WBC) Silver mencetak kemenangan knockout (KO) atas Braian Suarez di Liverpool, Inggris, Minggu WIB.

Perbedaan kecepatan dan keterampilan langsung terlihat jelas saat menghadapi Suarez, dengan Whittaker mengeluarkan variasi serangan andalannya.

Petinju Inggris itu mendominasi pertukaran pukulan sejak awal dengan jab cepat dan pukulan kanan tajam, sementara Suarez kesulitan untuk memperpendek jarak.

Suarez yang sebelum pertandingan berjanji akan menghajar Whittaker, selain memiliki pukulan keras juga dikenal rentan dan pernah kalah cepat di masa lalu.

Ia sempat berhasil masuk ke jarak dekat, tetapi alih-alih menyerang, ia justru diputar dan kemudian mengeluh kepada wasit karena merasa dipukul di bagian belakang kepala.

Whittaker langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan mengambil inisiatif. Pukulan tangan kanan ke arah kepala Suarez membuatnya terjatuh telak. Suarez tidak mampu bangkit sebelum hitungan wasit berakhir, sehingga pertarungan dihentikan pada 2 menit 24 detik ronde pertama.

Baca juga: IBF perintahkan Murtazaliev lawan Agyarko rebut status penantang wajib

Dengan kemenangan itu, Whittaker mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan 11 kemenangan (8 KO) dan 1 hasil imbang. Sementara itu, Suarez harus menerima kekalahan yang membuat rekornya menjadi 20 kemenangan (19 KO) dan 4 kekalahan.

Setelah pertarungan, promotor Whittaker, Eddie Hearn, mengonfirmasi bahwa Whittaker akan melakoni debutnya di Amerika Serikat pada 27 Juni dalam laga pendukung pertarungan antara Xander Zayas dan Jaron Ennis.

"Selanjutnya, dia (Ben Whittaker) akan berada di tempat yang seharusnya, di panggung besar seperti New York," kata Hearn.

Setelah itu, Whitakker akan kembali dan menjadi bintang utama di Birmingham dalam pertarungan besar. "Entah itu duel domestik besar atau eliminator menuju gelar dunia. Saya percaya pada 2027 dia akan siap menghadapi petinju kelas 175 pon terbaik di dunia," katanya.

Baca juga: Baumgardner atasi Shin untuk pertahankan tiga sabuk juara dunia tinju

Baca juga: Rebut gelar WBC Silver, Lorente jadi penantang wajib gelar juara dunia

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.