Perawatan kulit sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum pesta pernikahan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis dermatologi, venereologi dan estetika di klinik Dermalogia dr. Arini Astasari Widodo, SM, SP.DVE, FINDSV, mengingatkan bahwa perawatan kulit sebaiknya dilakukan sampai enam bulan sebelum pesta pernikahan untuk hasil yang terbaik.

"Perawatan kulit adalah sebuah proses. Tidak ada hasil instan tanpa fondasi yang tepat. Konsistensi dalam menjalani perawatan menjadi kunci utama untuk mendapatkan hasil yang nyata, sehat, dan bertahan dalam jangka panjang," kata Arini dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Menurut Arini, mempersiapkan kulit untuk pesta pernikahan idealnya dilakukan enam bulan sebelumnya karena tidak semua perawatan memberikan hasil yang instan. Selain itu kulit juga memerlukan pemulihan setelah mendapat perawatan.

Baca juga: Pendekatan ilmiah kini digunakan untuk standar industri kecantikan

Dia tidak menyarankan untuk mencoba perawatan kulit baru mendekati hari H pesta untuk menghindari risiko kulit bereaksi terhadap perawatan tersebut. Pastikan semua perawatan sudah teruji dan sesuai dengan kondisi kulit, kata Arini.

Hal yang paling penting, pada saat hari H acara, kulit harus dalam kondisi lembap, sehat, tidak mengelupas dan minim sel kulit mati supaya riasan bisa menempel dengan sempurna.

Baca juga: Jaga kelembaban kulit dengan skincare mengandung hyaluronic acid

Topik perawatan kulit sebelum menikah cukup ramai diperbincangkan di media sosial karena belakangan ini aktris Syifa Hadju mengunggah foto-foto pranikah dengan El Rumi, selebritas sekaligus anak musisi Ahmad Dhani.

Banyak orang di media sosial yang mengomentari kulit Syifa Hadju terlihat sehat.

Perawatan kulit yang umumnya dilakukan para calon pengantin antara lain ialah menghilangkan jerawat atau bekas jerawat, menjaga kecerahan kulit dan mengencangkan kulit.

Baca juga: Tampil cantik dan kulit sehat saat Raya

Baca juga: Produk perawatan kulit yang berisiko menimbulkan kanker

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.