Persebaya Incar Posisi Empat Besar Lawan Semen Padang di Padang

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Persebaya Surabaya berambisi menembus posisi empat besar klasemen Super League 2025-2026 saat bertamu ke markas Semen Padang FC pada Jumat (15/5/2026). Pertandingan pekan ke-33 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, mulai pukul 15.30 WIB dan disiarkan langsung melalui Indosiar serta Vidio.

Kemenangan menjadi harga mati bagi skuat Bajul Ijo yang saat ini berada di peringkat kelima dengan 52 poin, hanya terpaut satu angka dari Dewa United. Sebaliknya, Semen Padang berada di posisi ke-17 dengan 20 poin dan telah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan bersama PSBS Biak yang juga bertanding hari ini melawan Arema FC.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan meskipun status tuan rumah sudah terdegradasi. Ia menilai tim lawan memiliki motivasi tinggi untuk menunjukkan kualitas mereka di depan pendukung sendiri.

"Ya, tetapi agar kemungkinan itu bisa terjadi, kami harus melakukan tugas kami, dan tugas kami adalah mencoba untuk menang," ujar Bernardo Tavares.

Juru taktik asal Portugal tersebut menekankan pentingnya kerja keras untuk meraih poin penuh demi menjaga asa ke papan atas. Bernardo mengaku telah melakukan analisis mendalam terhadap permainan Kabau Sirah dalam beberapa laga kandang terakhir mereka.

"Dan saya ulangi lagi apa yang saya katakan sebelumnya, ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah karena saya percaya tim lawan." kata Bernardo Tavares.

Berdasarkan data yang dihimpun, Persebaya memiliki catatan kurang impresif saat bermain di Padang dengan belum pernah menang sejak 2015. Bernardo melihat fakta sejarah ini sebagai tantangan sekaligus pemicu semangat tambahan bagi para pemainnya.

"I menganalisis dua pertandingan terakhir mereka di kandang, lawan mereka selalu mencetak gol sangat cepat." tutur Bernardo Tavares.

Tavares memprediksi para pemain Semen Padang akan tampil spartan untuk memberikan pembuktian di penghujung musim. Ia sangat mewaspadai potensi kejutan yang bisa diberikan oleh skuat asuhan Imran Nahumarury tersebut.

"Dan saya percaya pemain-pemain Semen Padang ingin menunjukkan bahwa mereka punya kualitas dan tentu mereka memiliki motivasi tinggi," imbuh Bernardo Tavares.

Ambisi membuat sejarah baru di Padang menjadi fokus utama tim asal Surabaya ini. Kemenangan akan memutus tren negatif Persebaya yang dalam lima pertemuan terakhir hanya mampu menang sekali atas Semen Padang di Gelora Bung Tomo.

"Saya berharap para pemain tidak berpikir di lapangan bahwa ini akan menjadi pertandingan mudah." tutur Bernardo Tavares.

Pelatih menegaskan bahwa mentalitas yang salah dapat berakibat fatal bagi fokus tim selama 90 menit pertandingan. Ia mewanti-wanti skuatnya agar tidak terlena dengan posisi klasemen lawan saat ini.

"Jika kami menang, kami membuat sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini. Jadi saya pikir itu bisa menjadi motivasi tambahan bagi mereka," tutur Bernardo Tavares.

Kewaspadaan tinggi tetap dijaga karena kehilangan poin pada tahap krusial ini bisa menutup peluang Persebaya naik ke empat besar. Tavares menegaskan bahwa konsentrasi penuh adalah kunci untuk membawa pulang hasil maksimal.

"Tetapi jika mereka melihat klasemen dan berpikir Semen Padang sudah ke Championship lalu menganggap pertandingan akan mudah, maka kami sudah mulai berpikir dengan cara yang salah." pungkas Bernardo Tavares.

Di kubu lawan, pelatih Semen Padang Imran Nahumarury tetap mengusung profesionalisme tinggi meski timnya sudah dipastikan turun kasta. Ia bertekad menjaga kehormatan stadion kandang pada laga terakhir musim ini.

"I lihat pemain sangat bersemangat," ujar Imran Nahumarury dilansir dari laman I.League.

Namun, Imran menghadapi kendala besar dengan absennya lima pemain pilar yakni Boubakary Diarra, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, Angelo Meneses yang tidak fit, serta Jaime Giraldo akibat akumulasi kartu. Kondisi ini memaksanya untuk melakukan rotasi besar-besaran dalam susunan pemain.

"Yang pasti, saya akan melakukan banyak perubahan. Saya ingin mencoba pemain-pemain yang menit bermainnya kurang musim ini," kata Imran Nahumarury.

Meskipun memiliki rekor individu yang bagus karena belum pernah kalah saat menghadapi Persebaya, Imran tetap bersikap rendah hati. Ia menyadari tantangan berat yang dihadapi timnya di dua laga tersisa musim ini.

"Harus diakui, dua laga terakhir adalah berat. Tapi kami sudah siapkan semuanya. Kalau di dua laga terakhir bisa dapat enam poin, kenapa tidak. Tapi kita juga harus realistis," tutur Imran Nahumarury.

Catatan pertemuan menunjukkan Persebaya memang tidak dominan atas Semen Padang, di mana dalam tiga duel terakhir, Bajul Ijo hanya meraih satu kemenangan tipis 1-0 dan dua kali imbang. Laga sore ini menjadi ajang pembuktian konsistensi bagi kedua tim sebelum menutup kompetisi musim ini.