Persiba Balikpapan dijadwalkan melakoni laga krusial melawan Persekat Tegal dalam babak playoff degradasi Liga 2 Indonesia di Stadion Tri Sanja, Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 15.00 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu masa depan Beruang Madu untuk tetap bertahan di kompetisi kasta kedua atau turun ke kasta terendah.
Klub kebanggaan masyarakat Balikpapan ini harus menjalani partai hidup mati setelah mencatatkan hasil kurang maksimal selama fase grup musim ini. Dilansir dari laman resmi Persiba Balikpapan dan iLeague, tim asuhan Leonard Tupamahu tersebut hanya mampu mengumpulkan 19 poin dari 27 pertandingan yang dilalui di Grup 2.
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan sang tuan rumah, Persekat Tegal, yang mengantongi 27 poin dari Grup 1. Perolehan poin yang lebih tinggi inilah yang membuat Laskar Sebayu berhak menggelar pertandingan di hadapan pendukungnya sendiri sesuai dengan regulasi kompetisi.
Sejarah panjang klub yang berdiri sejak 3 Agustus 1950 ini kini sedang diuji di tengah ancaman turun kasta ke Liga Nusantara. Persiba yang kini bermarkas di Stadion Batakan tercatat pernah meraih masa kejayaan saat finis di peringkat ketiga Liga Super Indonesia pada musim 2009-2010 silam.
Meski sempat mengalami pasang surut prestasi, termasuk terdegradasi dari kasta tertinggi pada 2017, tim yang dikelola PT Persiba Beriman ini tetap memiliki basis massa yang besar. Dukungan mengalir dari kelompok suporter seperti Balistik Mania di tribun selatan serta Northern Alliance yang menghuni sisi utara stadion.
Pergantian manajemen sempat dilakukan pada awal 2024 sebagai langkah darurat demi menyelamatkan tim dari ancaman degradasi. Fokus utama klub saat ini adalah memastikan kemenangan agar tidak menyusul tim-tim lain yang sudah dipastikan jatuh ke Liga 3 musim depan.
55 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·