Persija Jakarta Jaga Rekor Nirbobol Usai Taklukkan Persebaya Surabaya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Persija Jakarta berhasil menjaga kesucian gawangnya saat menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-0 pada pertandingan pekan ke-27 Liga Indonesia yang berlangsung Kamis, 11 April 2026. Kemenangan tersebut diwarnai oleh performa lini belakang Macan Kemayoran yang dinilai tampil sangat disiplin sepanjang laga.

Soliditas pertahanan Persija membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Dilansir dari Medcom, catatan statistik menunjukkan Persebaya tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) ke arah gawang Carlos Eduardo selama sembilan puluh menit pertandingan berjalan.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, memberikan apresiasi tinggi terhadap koordinasi yang ditunjukkan oleh kuartet bek Bruno Tubarao, Rizky Ridho, Paulo Ricardo, dan Dony Tri Pamungkas. Sektor pertahanan ini dianggap menjadi kunci keberhasilan tim dalam mematikan pergerakan lini serang lawan secara total.

"Dony Tri, dia benar-benar di atas rata-rata. Dia adalah pemain yang tidak ada kata-kata lagi untuk memujinya karena dia adalah pemain yang sensasional,” ujar Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta sebagaimana dilansir dari Medcom.

Souza menjelaskan bahwa keberhasilan menjaga gawang tetap nirbobol bukan hanya peran bek semata, melainkan buah dari keseimbangan strategi. Kehadiran dua gelandang bertahan, Fabio Calonego dan Van Basty Souza, disebut memberikan rasa aman tambahan bagi para pemain belakang dalam mengorganisasi area penalti.

Sistem pertahanan Persija bahkan dimulai sejak lini depan melalui skema tekanan tinggi. Striker Eksel Runtukahu mendapat pujian khusus karena terus memberikan tekanan kepada bek tengah lawan, yang memaksa Persebaya melakukan kesalahan distribusi bola sejak tahap awal serangan.

Kemenangan tiga gol tanpa balas ini semakin mengukuhkan posisi Persija di papan klasemen liga musim 2025/2026. Fokus tim kini beralih pada persiapan fisik pemain untuk menghadapi jadwal pertandingan selanjutnya guna menjaga konsistensi performa di sisa kompetisi.