PGN siap serap pasokan LNG Abadi Masela

Sedang Trending 37 menit yang lalu
Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen nyata PGN dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber gas domestik untuk kebutuhan pelanggan

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), selaku Subholding Gas PT Pertamina (Persero), siap menyerap pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela guna mendukung keberlanjutan pasokan gas domestik.

Direktur Utama PGN Arief K Risdianto, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan, pihaknya secara resmi menyepakati prinsip-prinsip komersial utama atau agreements in principle dengan Inpex Corporation terkait rencana penyerapan (offtake) LNG dan gas bumi dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela.

Kesepakatan strategis ini ditandatangani dalam rangkaian ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen nyata PGN dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber gas domestik untuk kebutuhan pelanggan, sekaligus sebagai bagian dari Pertamina Group dalam perannya memenuhi kebutuhan energi dan pondasi ketahanan energi nasional," ujar Arief.

Melalui kesepakatan ini, PGN dan Inpex selaku operator Blok Masela bersama mitra joint venture yaitu PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Petronas Masela Sdn Bhd akan menindaklanjuti kerja sama ini ke tahap perjanjian jual beli (sale and purchase agreement/SPA) yang mengikat untuk pasokan LNG dan gas bumi.

Baca juga: PGN amankan kesepakatan strategis pasokan gas bumi di IPA Convex 2026

Baca juga: PGN perkuat resiliensi dan infrastruktur untuk ketahanan energi

Arief menambahkan peran PGN sebagai pembeli domestik tidak hanya mempercepat Proyek Abadi LNG menuju keputusan investasi akhir, tetapi juga menjadi sinergi kuat di dalam internal Holding Migas Pertamina, yang mana PHE bertindak di sisi hulu (upstream) dan PGN mengamankan di sisi hilir (downstream).

"Sinergi hulu-hilir ini memastikan sumber energi domestik Indonesia dapat dinikmati langsung secara optimal oleh masyarakat serta industri nasional," ujarnya.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan utilisasi sumber daya alam domestik demi mendukung pertumbuhan ekonomi, serta menjawab tantangan transisi energi dengan memanfaatkan gas bumi sebagai energi transisi, yang lebih ramah lingkungan.

Dengan volume cadangan gas Blok Masela, yang sangat besar, menurut Arief, kerja sama ini diproyeksikan akan menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang, sekaligus memperkokoh posisi Pertamina Group sebagai pilar utama ketahanan energi nasional.

Baca juga: Lewat batik, PGN dorong ekonomi inklusif untuk UMKM dan disabilitas

Baca juga: PGN perkuat ESG lewat inisiatif pengelolaan sampah plastik

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.