Apriyani/Lanny perlu permainan lebih taktis usai kandas di Malaysia

Sedang Trending 50 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari mengaku perlunya peningkatan pola permainan yang lebih taktis setelah langkah mereka terhenti pada babak 16 besar BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis.

Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan pasangan China Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min setelah kalah melalui pertandingan tiga gim 10-21, 21-15, 17-21.

“Evaluasi ke depannya, kami harus punya pola permainan yang lebih taktis,” kata Apriyani dalam keterangan resmi PP PBSI selepas pertandingan.

Pasangan Indonesia sempat kesulitan pada gim pertama setelah terbawa pola permainan lawan yang mengandalkan reli panjang dan bola-bola lurus.

“Di game pertama kami masih kaget dengan pola permainan lawan yang panjang-panjang lurus dan kami terbawa pola lawan. Kami banyak kehilangan poin dan tertekan,” ujar Lanny.

Situasi berubah pada gim kedua setelah pasangan Indonesia mendapat instruksi untuk mengubah pola permainan dan menghindari adu reli panjang dengan lawan.

Baca juga: Ginting fokus benahi pola main usai terhenti di Malaysia Masters 2026

“Di game kedua kami diberikan instruksi untuk mengubah pola main dan tidak mengadu bola dengan lawan dan akhirnya bisa menang,” kata Lanny.

Namun, momentum tersebut gagal dipertahankan pada gim penentuan. Apriyani/Lanny sempat tertinggal cukup jauh sehingga kesulitan mengejar perolehan poin lawan meski mulai menemukan pola permainan yang tepat pada pertengahan gim.

“Kami tertinggal cukup jauh,” ujar Apriyani.

Lanny menyebut pasangan China memiliki keunggulan dalam pola serangan sejak bola pembuka hingga sambungan berikutnya sehingga membuat tekanan terus datang sepanjang pertandingan.

“Keunggulan lawan tadi, mereka memiliki bola pembuka dan sambungan yang cukup bagus,” katanya.

Dengan tersingkirnya Apriyani/Lanny, Indonesia tidak memiliki wakil pada perempat final sektor ganda putri Malaysia Masters 2026.

Baca juga: Ubed tantang Popov demi balas kekalahan Ginting di Malaysia Masters

Baca juga: Jonatan Christie ke perempat final Malaysia Masters

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.