Haikou (ANTARA) - Sebuah platform pendidikan digital yang bertujuan menghubungkan institusi-institusi pendidikan tinggi di seluruh kawasan tropis diluncurkan di Kota Haikou, China, menandai langkah besar menuju peningkatan konektivitas pendidikan di seluruh Global South.
Platform Tropi-Learn diluncurkan pada Rabu (20/5) dalam Konferensi Liga Universitas Tropis (Summit of the League of Tropical Universities) 2026 di Provinsi Hainan. Organisasi tersebut kini terdiri dari 121 anggota dari 50 lebih negara dan kawasan.
"Sebagai pihak yang memimpin pembangunan platform tersebut, Universitas Hainan akan menyediakan fondasi teknologi untuk kolaborasi lintas kawasan guna memfasilitasi proses saling berbagi (sharing) sumber daya pendidikan dan mendorong kesetaraan pendidikan," kata Pesiden Universitas Hainan Luo Qingming.
Luo menjelaskan bahwa selanjutnya, platform tersebut akan mengadopsi sejumlah mekanisme kerja sama, seperti pengakuan kredit bersama, pendaftaran kursus lintas universitas, dan kolaborasi penelitian, agar dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi mahasiswa dan staf pengajar.
"Wilayah tropis menghadapi kesulitan serupa dalam pembangunan," kata Presiden Asosiasi Universitas Afrika Kenneth Kamwi Matengu ketika berbicara dalam konferensi itu.
Matengu menyampaikan bahwa nilai aliansi ini tidak hanya terletak pada proses saling berbagi pengalaman, tetapi juga pada pembangunan kapasitas guna mengatasi tantangan regional, sebuah tujuan yang kini sedang diwujudkan melalui platform digital yang baru didirikan tersebut maupun program-program luring lainnya.
Sebagai ketua bergilir yang baru, Universiti Teknologi PETRONAS Malaysia menyoroti perlunya mewujudkan kerja sama menjadi solusi praktis.
Mohamed Firouz Asnan, presiden universitas tersebut, mengatakan bahwa menyelaraskan prioritas penelitian di antara institusi-institusi anggota akan meningkatkan efisiensi dan proses saling berbagi sumber daya.
Para pakar mengatakan peluncuran Platform Tropi-Learn mencerminkan sebuah tren yang kian meluas dari peningkatan kerja sama di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan di antara negara-negara Global South, menawarkan jalur baru bagi pembangunan berkelanjutan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·