Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memastikan hewan kurban di Perumda Dharma Jaya bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).
"Kami tadi sudah melihat langsung bagaimana proses bisnis di Dharma Jaya, mulai dari produksi sampai distribusi. Kami juga memastikan dan memeriksa kebersihan dan kesehatan sapi, termasuk pengawasan terhadap penyakit mulut dan kuku serta penyakit kulit pada sapi," kata Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon di Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur, Kamis.
Pengecekan dilakukan langsung oleh Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Polisi Victor Dean Mackbon bersama jajaran DKPKP DKI Jakarta dan manajemen Perumda Dharma Jaya.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau lokasi peternakan, proses distribusi, hingga rumah potong hewan milik perusahaan daerah tersebut.
Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin menjelang Idul Adha guna memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat dan aman.
"Kami tadi sudah melihat langsung bagaimana proses bisnis di Dharma Jaya, mulai dari produksi sampai distribusi. Kami juga memeriksa kebersihan dan kesehatan sapi, termasuk pengawasan terhadap penyakit mulut dan kuku serta penyakit kulit pada sapi," jelas Victor.
Dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan indikasi PMK maupun LSD pada hewan ternak yang berada di Dharma Jaya. Namun, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna mencegah munculnya potensi penyebaran penyakit.
Baca juga: Dharma Jaya pastikan daging kurban yang dipotong aman dan halal
"Untuk saat ini belum ditemukan adanya penyakit mulut dan kuku maupun penyakit kulit pada sapi. Tentunya kami berharap seluruh pihak terus saling memonitor dan melakukan pengawasan bersama," ujarnya.
Victor menambahkan, pengawasan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, dan Perumda Dharma Jaya dalam menjaga kualitas hewan kurban menjelang Idul Adha.
"Kami berharap kesiapan ini bisa berjalan dengan baik sampai nanti Idul Adha selesai, sehingga masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan layak," ucapnya.
Kondisi kandang sapi milik Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). ANTARA/Siti NurhalizaSementara itu, Direktur Keuangan dan SDM Perumda Dharma Jaya Maulana Lazuardi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pengawasan yang dilakukan Polda Metro Jaya bersama Dinas KPKP DKI Jakarta.
Menurutnya, Dharma Jaya telah menyiapkan berbagai langkah pengawasan kualitas hewan kurban, mulai dari proses logistik, pengemasan, hingga pemeriksaan kesehatan hewan secara ketat.
"Hari ini kami mendapat kehormatan atas kedatangan dari Polda Metro Jaya maupun Dinas DKPKP. Tadi kami sudah menjelaskan proses yang terjadi menjelang Idul Adha, mulai dari logistik, packaging, sampai persiapannya," kata Maulana.
Dia mengatakan, setiap hewan yang masuk ke Dharma Jaya telah melalui proses pemeriksaan kualitas produk (quality control) dan pengujian (screening) kesehatan oleh dokter hewan internal maupun dokter hewan dari dinas terkait.
"Kami juga sudah melakukan screening oleh dokter hewan dari dinas terkait maupun dokter hewan internal perusahaan untuk memastikan hewan yang didistribusikan benar-benar sehat," ucap Maulana.
Baca juga: KPKP DKI antisipasi PMK lewat pengawasan lapak hewan kurban
Baca juga: KPKP DKI perketat monitoring penjualan hewan kurban jelang Idul Adha
Dia menyebut, Dharma Jaya tidak hanya berperan sebagai penyedia hewan kurban, tetapi juga dipercaya menjaga kelancaran distribusi pangan hewani bagi masyarakat selama momentum Idul Adha.
"Kami dipercaya untuk menjaga distribusi agar berjalan lancar dalam pelaksanaan hari raya kurban nanti," ujar Maulana.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·