Medan (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengintensifkan patroli malam di sejumlah daerah yang masih mengalami pemadaman listrik guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Malam ini, bersama polres jajaran personel masih mengintensifkan pengamanan baik melalui patroli malam maupun arus lalu lintas," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Sabtu.
Ferry mengatakan patroli malam yang ditingkatkan itu sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat muncul saat kondisi lingkungan minim penerangan akibat pemadaman listrik.
Lebih lanjut, ia mengatakan pada kondisi penerangan yang terbatas, potensi kerawanan tentu perlu diantisipasi. Karena itu, personel meningkatkan patroli pada titik tertentu guna memastikan masyarakat tetap merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat.
Patroli tersebut dilaksanakan dengan menyisir sejumlah jalur yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, kawasan permukiman, lokasi aktivitas masyarakat, hingga area usaha yang masih beroperasi pada malam hari.
Baca juga: Warga Banda Aceh penuhi warkop saat saat listrik padam total
Selain itu, patroli juga diisi dengan sambang humanis kepada masyarakat, petugas siskamling serta koordinasi dengan jajaran kepolisian sektor di wilayah yang dilalui personel.
"Kami terus mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis agar masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri di tengah situasi apa pun, termasuk ketika terjadi gangguan seperti pemadaman listrik,” ucapnya.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara masih melakukan percepatan pemulihan dan penormalan pasokan tenaga listrik di daerah yang terdampak pemadaman agar listrik dapat segera kembali mengalir ke pelanggan.
"Hingga saat ini, sebanyak 199 penyulang dari total 540 penyulang yang terdampak telah berhasil dipulihkan," ujar Manajer Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumut Darma Saputra.
Darma melanjutkan pihaknya terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan pascagangguan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai tersebut.
"Gangguan tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian wilayah Sumatra terdampak pada Jumat (22/5)," ucapnya.
Baca juga: PLN Sumbar terus upayakan perbaikan kelistrikan setelah ganguan sistem
Baca juga: PLN: Aliran listrik ke 1,5 juta lebih pelanggan di Riau telah pulih
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
35 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·