Polisi Dalami Aksi Komplotan Begal Palmerah, Kemungkinan Beraksi di Tempat Lain

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat memberikan keterangan pers mengenai update sejumlah isu di Polda Metro Jaya pada Jumat (8/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Polda Metro Jaya masih mengembangkan kasus begal yang dilakukan komplotan Taufik alias Gembel di pinggir tol Kebon Jeruk, Palmerah, Jakarta Barat. Polisi mendalami kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain yang dilakukan kelompok tersebut di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo Pambudi mengatakan, pengembangan dilakukan usai polisi menangkap satu pelaku dan mengidentifikasi tiga anggota komplotan lainnya yang masih buron.

“Kemudian untuk dari kejadian ini, saat ini masih dilakukan pengembangan untuk TKP-TKP lain yang berada di Jakarta maupun di sekitar Jakarta,” kata Danang di Polda Metro Jaya, Rabu (13/5).

Ia menyebut tim saat ini masih memburu tiga pelaku lain berinisial GR, PI, dan JU.

“Jadi saat ini masih kami melakukan, tim masih melakukan pengembangan termasuk mengejar tiga rekan pelaku lainnya yang saat ini masih berada di luar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat tim sudah bisa melakukan penangkapan dan melakukan pengembangan terhadap TKP-TKP lainnya,” ujarnya.

Danang mengatakan, pengakuan tersangka menyebut kelompok tersebut juga pernah beraksi di wilayah lain di Jakarta. Namun polisi masih mendalami keterangan tersebut.

“Iya, memang demikian sebagai pengakuan, namun saat ini kita tidak hanya mengejar pengakuan saja, kita masih melakukan pengembangan untuk TKP-TKP lainnya,” tutur dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menambahkan, Ditreskrimum akan berkoordinasi dengan jajaran Polres untuk mencocokkan modus operandi kelompok tersebut dengan kasus serupa lainnya.

“Artinya Ditreskrimum pasti akan berkoordinasi dengan Polres jajaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya apabila ada suatu peristiwa kejadian sama, modus operandi dengan ciri-ciri para pelaku, ini juga akan di-cross check,” kata Budi dalam kesempatan yang sama.