Polisi Kawal Ambulans Pasien Kritis di Tol Pekanbaru&Dumai

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Empat personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau melakukan pengawalan darurat terhadap satu unit ambulans yang membawa pasien kondisi kritis di ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) pada Selasa (5/5) sekitar pukul 22.30 WIB. Aksi cepat ini dilakukan saat petugas sedang menjalankan patroli rutin di wilayah tersebut.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom, insiden bermula ketika petugas melihat sebuah ambulans berhenti di bahu jalan Km 30 Tol Permai. Saat dihampiri, didapati seorang pasien wanita bernama Boru Pasaribu (55) asal Kabupaten Siak yang sudah tidak sadarkan diri sementara tim medis berupaya melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP).

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara menjelaskan bahwa pengawalan prioritas segera dilakukan menuju RS Santa Maria di Jalan Jenderal Ahmad Yani atas permintaan keluarga. Perjalanan darurat tersebut berhasil mencapai rumah sakit tujuan dalam waktu sekitar 30 menit.

"Personel melakukan pola taktis guna mempercepat pertolongan kepada pasien yang kritis dan tiba di rumah sakit setelah 30 menit," jelas AKBP Eko Baskara.

Setelah memastikan pasien mendapatkan penanganan di rumah sakit, para personel kembali ke pos masing-masing. Namun, pihak kepolisian menerima kabar duka dari keluarga bahwa pasien dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (6/5) pukul 02.00 WIB dini hari.

"Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi, anggota kami mendapatkan informasi dari keluarga korban bahwa korban meninggal dunia. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya korban," ungkap AKBP Eko Baskara.

Merespons tindakan anggotanya di lapangan, Dirlantas Polda Riau Kombes Jeki Rahmat Mustika memberikan apresiasi atas inisiatif pelayanan darurat yang diberikan. Ia menegaskan komitmen institusi dalam menjaga keselamatan jiwa masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri. Kami akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa," ujar Kombes Jeki Rahmat Mustika.