Polisi Menangkap Pencuri Ponsel Lipat di Photobox Cempaka Putih

Sedang Trending 36 menit yang lalu

Aparat kepolisian meringkus seorang wanita yang diduga mengambil ponsel milik pengunjung lain yang tertinggal di dalam bilik photobox sebuah mal di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, setelah aksi tersebut viral di media sosial.

Penangkapan terhadap pelaku ini dilakukan oleh personel Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Petugas mengamankan satu orang tersangka perempuan berinisial YH yang berusia 30 tahun dalam operasi penindakan tersebut.

"Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap 1 orang tersangka berinisial YH, perempuan, usia 30 tahun," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa YH ditangkap di wilayah Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (19/5) pukul 01.45 WIB.

Saat ini, tersangka YH sudah dijebloskan ke dalam Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Sementara itu, 1 pelaku lainnya telah teridentifikasi dan masih dalam pengejaran," ujar Kombes Budi Hermanto.

Aksi pemindahan kepemilikan barang ini terjadi pada Senin (11/5) dan melibatkan dua orang wanita yang diduga merupakan pasangan ibu dan anak.

Rekaman video dari lokasi memperlihatkan momen ketika keduanya menemukan sebuah ponsel pintar bertipe lipat yang tertinggal di area photobox, namun mereka memilih membawa pulang barang tersebut tanpa melapor ke pihak keamanan.

"Ih ada handphone orang kakak," ujar pelaku 1.

Mendengar pernyataan tersebut, pelaku kedua sempat mengungkapkan kekhawatiran dan ketakutannya jika tindakan mereka berujung viral di media sosial.

"Nggak mau ah ntar viral," jawab pelaku 2.

Pelaku pertama kemudian memperjelas jenis ponsel pintar mahal yang mereka temukan di atas meja photobox.

"Z Fold lagi kak," ujar pelaku 1.

Mengetahui jenis ponsel tersebut, pelaku kedua langsung menanyakan lokasi penyimpanan yang dirasa aman agar tidak ketahuan.

"Ya udah taro mana? Kan nggak aman," jawab pelaku 2.

Kedua wanita itu kemudian memutuskan membawa pergi ponsel pintar tersebut tanpa menyerahkannya kepada pusat informasi mal.

"Kita kan nemu ya kan?" ujar pelaku 1.