Polisi Selidiki Kematian Bayi Penuh Luka Memar di Karawang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Penyidik Polres Karawang menyelidiki dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang bayi laki-laki berusia 1,5 tahun meninggal dunia di Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Karawang, pada Kamis (16/4). Jenazah korban dilaporkan memiliki sejumlah bekas luka tidak wajar pada bagian tubuhnya saat dievakuasi keluarga.

Langkah hukum diambil kepolisian dengan mengamankan keterangan dari pihak keluarga terdekat untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, aparat penegak hukum juga merencanakan tindakan medis guna memperkuat bukti fisik dalam kasus ini.

"Kami sudah menangani kasus dugaan penganiayaan terhadap balita berumur 1,5 tahun ini. Ibu kandung korban sudah kami mintai keterangan guna mengungkap kronologi kejadian yang sebenarnya hingga korban meninggal," kata Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah.

Penyidik dari Satreskrim Polres Karawang saat ini tengah mendalami keterangan para saksi kunci dan mempersiapkan prosedur medis-legal. Upaya ini dilakukan untuk membedah fakta di balik kondisi kritis korban sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa ini terungkap pada Rabu pagi (15/4) setelah ibu kandung korban menghubungi pihak bibi untuk datang ke Klinik Azahra. Namun, nyawa bayi tersebut tidak tertolong saat sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit karena kondisinya yang sudah memburuk.

Keluarga korban menaruh kecurigaan besar setelah melihat adanya luka memar di area wajah bayi tersebut. Secara spesifik, ditemukan tanda yang menyerupai bekas kekerasan fisik di bagian dahi serta area rahang sebelah kanan jenazah.

"Dari bibinya ini informasinya ada luka semacam bekas gigitan, dan cubitan memar di dahi, dan rahang korban," jelas Fiki.