Kepolisian Resor Bantul menyiagakan sebanyak 302 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta melawan Madura United di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 19.00 WIB.
Pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas situasional diterapkan demi mengantisipasi lonjakan volume kendaraan serta memastikan ketertiban, mengingat laga pekan ke-33 ini menjadi momen krusial bagi ambisi kedua tim.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan bahwa aparat gabungan dikerahkan dari unsur Polres Bantul dengan dukungan penuh dari Polda DIY serta Satuan Brimobda Polda DIY.
"Kami mengerahkan total 302 personel gabungan, didukung Polda DIY dan Satbrimobda, demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan bagi pemain, ofisial, panitia, dan seluruh suporter yang hadir," kata Rita dalam keterangan tertulis.
Petugas ditempatkan di berbagai titik strategis mulai dari akses pintu masuk stadion hingga area jalan raya di sekitar kompleks Stadion Sultan Agung dengan menerapkan pemeriksaan barang bawaan secara ketat.
"Pengamanan tetap kami lakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, namun tegas dan bertindak sesuai aturan hukum jika ada pihak yang berbuat keributan atau mengganggu jalannya pertandingan," ujar Rita.
Pihak kepolisian melarang keras penonton membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, kembang api, petasan, peluncur asap, minuman beralkohol, hingga benda keras yang berpotensi mencederai orang lain.
"Kami berharap seluruh pendukung kedua tim dapat sama-sama menjaga sportivitas dan suasana damai. Keamanan dan kenyamanan pertandingan adalah tanggung jawab kita bersama," kata Rita.
Suporter diimbau langsung kembali ke rumah masing-masing setelah pertandingan berakhir tanpa melakukan konvoi di jalan raya.
"Mari nikmati pertandingan dengan tertib dan tetap mendukung tim kesayangan dengan cara yang positif," pungkas Rita.
Laga kandang terakhir musim ini menjadi target penting bagi pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, yang ingin mempersembahkan kemenangan di depan publik sendiri setelah sebelumnya meraih poin penuh atas Malut United.
“Tentu saya ingin memenangkan laga lawan Madura United besok,” kata Van Gastel dikutip dari laman resmi I.League.
Madura United yang saat ini berada di peringkat ke-15 klasemen sementara diprediksi tampil habis-habisan demi meraih tiga poin agar aman dari ancaman degradasi dan menjaga jarak dari Persis Solo.
"Mereka pasti akan main all out karena butuh menang untuk menjaga jarak dengan Persis Solo," kata Van Gastel.
Van Gastel menambahkan bahwa tim tamu memiliki pertahanan rapat serta transisi permainan yang berbahaya, mengingat performa Madura United meningkat di akhir musim melalui catatan empat kemenangan dari enam laga terakhir.
“Di kompetisi Liga Indonesia tidak ada pertandingan yang mudah karena setiap tim sangat kompetitif. Madura United juga mengoleksi banyak poin di akhir musim ini dengan bermain low block dan transisinya. Tentu saja akan sangat sulit menghadapi tim yang bermain seperti itu di level mana pun,” tutur Van Gastel.
Sementara itu, kubu tim tamu datang dengan motivasi tinggi untuk mengamankan poin penuh demi memastikan posisi mereka tetap bertahan di kasta tertinggi kompetisi musim depan.
“I pikir PSIM tim yang bagus, salah satu tim promosi yang menurut saya secara permainan mereka sangat bagus dan saya juga merasa respect kepada mereka,” kata Caretaker Madura United, Rakhmat Basuki.
Rakhmat Basuki menyatakan bahwa Laskar Sape Kerrab tidak memiliki pilihan lain selain memenangkan pertandingan malam ini untuk keluar dari zona merah.
“Tapi kami melihat bahwa kepentingan kami beda hari ini. Kami berusaha untuk bisa keluar dari zona degradasi dan pilihannya adalah kita mendapatkan tiga poin,” ujarnya.
Punggawa Madura United diinstruksikan untuk bermain lepas dan fokus sepenuhnya pada target tim tanpa harus terbebani oleh tekanan laga krusial ini.
“Dengan harapan semua pemain bisa tampil tanpa beban, tanpa ada pressure yang tinggi bagi mereka. Saya harap mereka bisa bermain lepas, fokus pada tim sendiri dan fokus pada tujuan untuk bisa selamat di kompetisi,” ucap Rakhmat menutupi pernyataannya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·