Polres Serang Ringkus Lima Pencuri Motor Bersenjata Api

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Polres Serang menangkap lima orang tersangka pencurian kendaraan bermotor bersenjata api dari dua komplotan berbeda selama sepekan terakhir di wilayah hukum Banten. Tindakan tegas dijanjikan kepolisian terhadap para pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat dengan senjata api rakitan tersebut.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan memberikan peringatan bagi para kriminal yang membekali diri dengan senjata saat melancarkan aksinya pada Senin (27/4/2026). Dilansir dari Detikcom, para tersangka diketahui telah melakukan aksi pencurian hingga puluhan kali di wilayah hukum Polda Banten hingga Polda Metro Jaya.

"Kami beri peringatan keras bagi para pelaku kejahatan, khususnya curanmor yang nekat membekali diri dengan senjata api. Polri tidak akan tinggal diam," ujar Andri Kurniawan, Kapolres Serang.

Penegasan mengenai prosedur pelumpuhan tersangka juga disampaikan oleh pimpinan kepolisian tersebut guna melindungi keselamatan petugas di lapangan serta warga sipil. Langkah ini diambil karena penggunaan senjata api rakitan oleh para pelaku dianggap sebagai ancaman nyata.

"Jika tindakan kalian sudah mengancam nyawa masyarakat maupun petugas di lapangan, kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur," katanya.

Masyarakat turut diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan memanfaatkan layanan pengaduan darurat yang telah disediakan oleh kepolisian. Keberanian warga dalam melapor menjadi kunci penanganan cepat tindak kriminalitas.

"Kepada masyarakat, jangan ragu atau takut untuk melapor. Jika Anda melihat tindak kriminalitas atau berada dalam situasi mengancam, segera hubungi Call Center 110," katanya.

Berdasarkan data kepolisian, komplotan pertama yang diringkus terdiri atas Hasan Basri (25) dan Ailo Swari (27) pada Minggu (19/4) di wilayah Cikande dengan barang bukti dua pucuk senjata api rakitan. Penangkapan berlanjut pada Sabtu (25/4) di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon terhadap Andi alias Kice (31), M. Asenin (37), dan Alan Wahyu (25) dengan satu pucuk senjata api tambahan.