Presiden RI Prabowo Subianto menyelenggarakan rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 2 Mei 2026. Pertemuan strategis tersebut difokuskan untuk membahas aspirasi serikat pekerja nasional dan optimalisasi peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.
Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan mengenai agenda utama dalam pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut. Fokus utama pemerintah adalah menanggapi isu-isu strategis yang sedang berkembang di tengah masyarakat saat ini.
"Sore hingga malam hari, pada Sabtu, 2 Mei 2026, Bapak Presiden Prabowo Subianto melangsungkan Rapat Terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat," demikian tertulis dalam keterangan unggahan Sekretariat Kabinet yang dilansir dari detikcom.
Pemerintah melakukan peninjauan mendalam terhadap berbagai masukan dari kelompok pekerja untuk memastikan arah kebijakan tetap tepat sasaran. Selain masalah ketenagakerjaan, pemanfaatan fakultas teknik di berbagai universitas menjadi poin krusial dalam diskusi tersebut.
"Beberapa poin utama yang dibahas meliputi penyampaian aspirasi dari serikat pekerja seluruh daerah di tanah air, dan terkait pendidikan meliputi pemanfaatan peran perguruan tinggi di Tanah Air untuk turut serta langsung membangun daerahnya terutama melalui pemanfaatan fakultas teknik di perguruan tinggi tersebut," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh elemen masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang akan diambil mendatang.
"Pemerintah terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia," imbuhnya dalam akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.
Teddy Indra Wijaya juga mempertegas tujuan dari pemanggilan para menteri dan pejabat tinggi negara tersebut ke Hambalang. Hal ini berkaitan dengan penyelarasan visi pemerintah dalam menghadapi isu strategis nasional.
"Pertemuan ini membahas secara mendalam perkembangan berbagai isu strategis nasional guna memastikan arah kebijakan pemerintah," ujar Teddy dalam keterangan yang dikutip melalui Kompas.com.
Pembahasan mengenai sektor pendidikan ditekankan pada kontribusi nyata akademisi dalam pembangunan fisik dan infrastruktur di daerah masing-masing.
"Terutama melalui pemanfaatan fakultas teknik di perguruan tinggi tersebut," ucap Teddy.
Rapat dengan format meja bundar ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN M Herindra. Hadir pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, serta Dirut PT Pindad Sigit Puji Santosa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·