Prabowo Teken Inpres Pengadaan 1 Juta Ton Jagung Dalam Negeri

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2026 untuk menugaskan Perum Bulog melakukan pengadaan sedikitnya 1 juta ton jagung pipilan kering dalam negeri pada Jumat (17/4/2026). Kebijakan ini bertujuan memperkuat Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) guna menjaga stabilitas pasokan pakan ternak nasional.

Target penyerapan komoditas tersebut dipatok dengan harga pembelian pemerintah (HPP) senilai Rp 5.500 per kilogram untuk jagung tingkat petani yang memiliki kadar air antara 18-20 persen. Penatapan volume pengadaan untuk periode 2027 hingga 2029 nantinya akan diputuskan melalui rapat koordinasi bidang pangan pada tahun berjalan sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

"Pengadaan jagung dalam negeri sebagaimana dimaksud pada angka 1 dilaksanakan oleh Perum BULOG berdasarkan penugasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis diktum kedua dalam Inpres tersebut.

Bulog memiliki mandat untuk menyalurkan cadangan tersebut melalui mekanisme operasi pasar, baik secara umum maupun khusus yang menyasar target tertentu. Langkah distribusi ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan jagung pakan bagi peternak mandiri serta menjamin ketersediaan bahan baku bagi pabrik pakan ternak di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat tugas khusus untuk memfasilitasi dukungan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta skema Investasi Pemerintah. Selain APBN, sumber pendanaan regulasi ini juga dapat berasal dari APBD maupun sumber sah lainnya sesuai aturan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Menteri Koperasi Ferry Juliantono diinstruksikan untuk memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih dalam rantai pasok ini. Lembaga koperasi tersebut didorong bertindak sebagai mitra strategis Bulog yang berfungsi sebagai penyalur sekaligus penyerap (offtaker) hasil panen dari para petani lokal.

"(Menteri Koperasi) mendorong dan memperkuat kelembagaan dan usaha koperasi termasuk Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih sebagai penyalur jagung dan offtaker jagung sebagai mitra Perum BULOG," tulis diktum kelima.