Tim bulu tangkis putra Indonesia dipastikan tersingkir dari fase grup Thomas Cup 2026 setelah menderita kekalahan 1-4 dari Prancis di Forum Horsens, Denmark, pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini menjadi catatan sejarah terburuk bagi skuad Merah Putih karena untuk pertama kalinya gagal melaju ke babak perempat final.
Kekalahan telak tersebut terjadi setelah Indonesia kehilangan poin pada empat partai beruntun sejak laga pembuka dimulai. Jonatan Christie, Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, serta pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani tidak mampu menyumbang angka bagi tim menurut laporan sport.detik.com.
Satu-satunya kemenangan Indonesia baru diraih pada partai kelima melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Ganda putra tersebut berhasil menundukkan duet Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, namun poin tersebut hanya menjadi pelipur lara karena kedudukan sudah tidak mungkin terkejar.
Kekalahan ini menempatkan Indonesia pada posisi ketiga di klasemen akhir Grup D meski mencatatkan dua kemenangan di laga sebelumnya. Sementara itu, Thailand berhak melaju ke fase gugur dengan status sebagai juara grup dilansir dari catatan resmi kompetisi.
Kegagalan ini sangat kontras dengan status Indonesia sebagai pemegang gelar juara terbanyak di ajang ini. Sejak debut pada 1958 hingga 2024, Indonesia tercatat 30 kali berpartisipasi dan tidak pernah absen di babak gugur, dengan pencapaian terendah sebelumnya adalah perempat final pada edisi 2012.
| Indonesia vs Prancis | 1-4 |
| Juara | 14 kali | 2020 |
| Runner-up | 8 kali | 2024 |
| Semifinalis | 7 kali | 2018 |
| Perempatfinalis | 1 kali | 2012 |
| Fase Grup | 1 kali | 2026 |
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·