Pria di Bandung Acungkan Benda Mirip Pistol saat Serobot Antrean di SPBU

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter Stock

Beredar video memperlihatkan seorang pengendara motor dengan nomor pelat Z 6841 ED menyerobot antrean di SPBU Jalan M. Ramdan, Kota Bandung. Dalam video itu, pelaku juga mengacungkan benda mirip pistol kepada pengendara lain yang tengah mengantre.

Dalam video tersebut, tampak pelaku mengenakan celana putih dan jaket hitam, serta mengendarai motor bercorak merah dan hitam saat menyerobot antrean. Ia kemudian berdebat dengan pengendara lain yang tidak terima diserobot. Cekcok pun tak terhindarkan hingga pelaku tampak menantang pengendara lain.

Pelaku kemudian memutar motornya ke luar SPBU. Ia turun dari motornya dan berjalan ke arah area SPBU sambil membawa benda mirip pistol. Ia kemudian mengacungkan benda tersebut ke pengendara lain.

Petugas SPBU saat itu mencoba melerai pelaku. Ia pun akhirnya meninggalkan lokasi.

Respons Polisi

Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Heri lewat keterangannya.

Menurut polisi, pelaku tidak mau mengantre BBM di SPBU tersebut.

“Pada saat akan mengisi BBM, pelaku tidak mau antre lalu ditegur oleh salah satu pengendara yang sedang mengantre, sehingga terjadi adu mulut,” jelasnya.

Diduga Airsoft Gun

Setelah sempat meninggalkan lokasi, pelaku kemudian kembali dan menghampiri pengendara yang menegurnya. Saat itu, pelaku diduga mengeluarkan benda yang menyerupai pistol atau airsoft gun.

“Kemudian pelaku kembali menghampiri pengendara tersebut sambil mengeluarkan benda seperti pistol atau airsoft gun,” jelasnya.

Beruntung, aksi tersebut berhasil diredam oleh salah satu saksi di lokasi sehingga tidak terjadi tindakan yang lebih jauh.

“Aksi tersebut sempat dilerai oleh saksi di lokasi, kemudian pelaku langsung meninggalkan SPBU,” tambahnya.

Polisi telah memeriksa empat saksi dan mengamankan rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan.

“Langkah yang kami lakukan di antaranya mengecek TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta mengumpulkan rekaman CCTV,” ungkap Kapolsek.

Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.