Seorang pria berinisial SA (45) diamankan pihak kepolisian setelah melakukan aksi pembongkaran makam Waliyullah Djiro Joyo Ulomo di kawasan Pasar Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Tindakan warga Kalijaten tersebut kini sedang dalam penanganan intensif oleh aparat penegak hukum setempat.
Lokasi makam yang menjadi sasaran perusakan berada di Jalan Raya Stasiun Sepanjang. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Taman segera mendatangi tempat kejadian perkara setelah informasi mengenai insiden tersebut tersebar luas dan menjadi viral di platform media sosial.
Pengecekan di lapangan oleh tim penyidik mengonfirmasi adanya kerusakan fisik pada struktur bangunan makam waliyullah tersebut. Aparat juga telah menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk puing-puing hasil bongkaran serta material kayu yang berserakan di sekitar area makam.
Berdasarkan keterangan saksi, SA melakukan aksinya secara bertahap dalam kurun waktu beberapa hari. Perusakan dilaporkan dimulai pada Rabu (15/4) sekitar pukul 22.00 WIB dan berlanjut hingga Jumat (17/4/2026).
Panit Reskrim Polsek Taman, Iptu Adri Tri Sasongko menyatakan bahwa langkah kepolisian ini merupakan respons cepat atas laporan yang diberikan oleh warga. Pihaknya memastikan bahwa seluruh prosedur hukum sedang dijalankan terkait pengaduan dugaan pembongkaran makam tersebut.
"Iya, kami menindaklanjuti adanya pengaduan masyarakat terkait dugaan pembongkaran makam di kawasan Pasar Wonocolo yang viral di media soaial," ujar Adri, Panit Reskrim Polsek Taman.
Dalam proses pemeriksaan awal, terduga pelaku memberikan keterangan mengenai motif di balik tindakan nekatnya merusak situs religi tersebut. SA mengklaim bahwa dirinya meragukan keaslian makam itu dan menganggapnya sebagai makam fiktif berdasarkan informasi yang ia terima sebelumnya.
"Ia mengaku mendapat informasi dari orang tuanya bahwa makam tersebut merupakan buatan dan berisi kitab suci Alquran serta kerangka mainan," jelas Adri, Panit Reskrim Polsek Taman.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut melalui proses interogasi terhadap pelaku. Penjagaan di sekitar lokasi makam dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pasca-insiden pembongkaran tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·