Tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terlibat tawuran pada Senin (4/5). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu pelajar mengalami luka-luka.
Peristiwa tawuran itu terjadi di Jalan Bareng-Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Tiga sekolah yang terlibat yakni SMK NU Ma'arif 2 Kudus, SMK Nusantara dan SMK Negeri 2 Kudus.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, mengatakan tawuran berawal dari provokasi yang dilakukan melalui media sosial. Alhasil, siswa SMK NU Ma'arif 2 Kudus yang bergabung dengan SMK Nusantara tawuran dengan SMK Negeri 2 Kudus.
"Berawal dari provokasi di medsos, akibatnya tiga sekolah terlibat tawuran," katanya saat dikonfirmasi, Senin (4/5).
Pihaknya sudah meminta keterangan kepada empat siswa. Selain itu juga mengamankan dua unit sepeda motor di lokasi.
"Sepeda motor ada kerusakan di bagian spion dan rating," ujarnya.
Sementara itu, tawuran tersebut mengakibatkan satu korban mengalami luka-luka. Korban saat ini mendapatkan perawatan di rumah sakit.
"Ada satu korban mengalami lecet-lecet. Korban sedang mendapatkan perawatan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus," jelasnya.
Pihaknya juga telah menggelar rapat dengan kepala sekolah dan instansi terkait. Upaya ini dilakukan agar kejadian serupa tak terulang kembali.
"Para kepala sekolah juga sudah kami minta menandatangani surat kesepakatan bersama agar saling menjaga persatuan dan kesatuan," ungkapnya.
Heru juga mengimbau kepada orang tua agar menjaga anak-anaknya. Selain itu juga mengimbau agar tidak merayakan kelulusan sekolah dengan konvoi.
"Kami juga meminta masyarakat apabila ada informasi apa pun mohon disampaikan kepada kami," imbuhnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·