PSG Juara Liga Champions Setelah Tumbangkan Arsenal di Budapest

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Paris Saint-Germain (PSG) sukses merengkuh gelar juara Liga Champions setelah menumbangkan Arsenal lewat babak adu penalti yang dramatis pada Sabtu, 30 Mei 2026, di Puskas Arena, Budapest.

Kegagalan bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhaes, dalam mengeksekusi penalti kelima setelah bolanya melambung jauh di atas mistar gawang memastikan kemenangan bagi klub asal Prancis tersebut.

Sebelumnya, penjaga gawang Arsenal, David Raya, sempat memberikan harapan bagi timnya setelah berhasil menggagalkan tendangan penalti dari pemain PSG, Nuno Mendes.

Namun, kegagalan eksekusi dari Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes membuat skuad asuhan Mikel Arteta harus merelakan trofi tertinggi kompetisi Eropa tersebut ke tangan Les Parisiens.

Kekalahan ini memicu sorotan tajam dari legenda klub Arsenal, Thierry Henry, yang mempertanyakan keputusan tim kepelatihan dalam menentukan urutan penendang penalti kelima.

Meskipun Henry mengagumi keberanian Gabriel, mantan penyerang timnas Prancis tersebut mengaku terkejut dengan penunjukan sang bek tengah sebagai algojo penentu.

Kekalahan ini juga menjadi perhatian dalam diskusi pengamat sepak bola, Christian Polanco dan Christine Cupo, yang menyoroti perbedaan situasi kompetisi domestik antara kedua tim sepanjang musim.

PSG dinilai memiliki keuntungan fisik karena Ligue 1 dianggap kurang memiliki paritas kompetisi dibandingkan dengan ketatnya persaingan mingguan di Liga Inggris.

"I don't play Ligue 1. I'm done with that league. I only play Champions League. Uh- I have real no interest in, in this French stuff." ucap Marquinhos, Bek PSG seperti yang ditirukan dalam diskusi podcast The Cooligans.

Menurut laporan dari AS USA, jalannya pertandingan final di Budapest ini mempertemukan dua tim yang sama-sama berstatus sebagai jawara liga domestik dan dipimpin oleh manajer asal Spanyol.

David Raya sebenarnya datang ke final dengan catatan mumpuni setelah menyabet posisi kiper utama Arsenal mengungguli Aaron Ramsdale, serta masuk dalam skuad timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026 bersama Joan Garcia dan Unai Simon.

Berdasarkan data Transfermarkt, kiper berusia 30 tahun tersebut memiliki persentase penyelamatan penalti sebesar 15 persen di waktu normal sepanjang karier profesionalnya.

Sebelum laga final ini, Raya terakhir kali menghadapi tendangan penalti saat melawan Atletico Madrid ketika penyerang Argentina, Julian Alvarez, berhasil membobol gawangnya.

Bagi manajer Arsenal, Mikel Arteta, pertandingan melawan PSG di partai puncak ini juga memiliki arti personal yang mendalam.

Dilansir dari media Prancis linternaute, Arteta pernah membela PSG sebagai pemain pinjaman dari Barcelona pada Januari 2001 setelah dipantau oleh Luis Fernandez.

Arteta tercatat bermain dalam sekitar 50 pertandingan bersama PSG selama 1,5 tahun sebelum akhirnya berpetualang ke klub lain karena tim Paris tidak mampu memperpanjang masa tinggalnya.