Kelemahan dalam mengantisipasi situasi bola mati menjadi penyebab utama kekalahan PSIM Yogyakarta dengan skor 1-2 saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga Super League di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Jumat (17/4/2026).
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel menyayangkan timnya gagal mempertahankan keunggulan satu gol yang diraih sejak menit awal pertandingan. Laskar Mataram harus rela kehilangan poin setelah tuan rumah membalikkan kedudukan pada babak kedua.
"Kami sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik, tapi babak kedua terjadi masalah dengan bola mati," kata Van Gastel di Bandarlampung, Jumat.
Juru taktik asal Belanda tersebut menilai timnya sudah bermain sesuai instruksi taktis dan sempat mengontrol jalannya laga pada paruh pertama melalui gol Savio Sheva. Namun, koordinasi lini belakang dianggap menurun saat menghadapi skema serangan lawan di periode krusial.
"Gol kedua Bhayangkara itu murni kesalahan pemain belakang yang tidak baik dalam mengawal lawan," kata Van Gastel.
Setelah tertinggal, skuad asuhan Van Gastel sempat mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan. Upaya tersebut memaksa tim tamu bermain lebih terbuka dan menghadapi risiko serangan balik yang berbahaya.
"Namun kami berhasil menjaga pertahanan kami agar tidak kemasukan gol tambahan, tapi hasilnya juga pun tidak berubah. Tentu kami kecewa atas hasil ini," katanya.
Senada dengan pelatihnya, pemain bertahan Laskar Mataram Reva Adi menyoroti ketangguhan tim dalam meredam tekanan tuan rumah di awal pertandingan. Ia menekankan perlunya perbaikan mendalam pada sektor konsentrasi pemain.
"Namun seperti yang pelatih katakan kami kecolongan lewat bola mati. Mungkin ini yang harus dievaluasi dan menjadi fokus kami agar lebih baik lagi di pertandingan berikutnya," kata Reva Adi.
Hasil negatif ini menyebabkan PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan perolehan 38 poin. Sebaliknya, Bhayangkara Presisi Lampung FC merangkak naik ke posisi empat besar setelah mengumpulkan 47 poin dari 28 laga yang telah dijalani.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·