Pulih dari Cedera, Mauro Zijlstra Kembali Perkuat Persija Jakarta

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Striker Persija Jakarta Mauro Zijlstra akhirnya kembali merumput saat laga kontra tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026 akhir pekan lalu. Pemain yang baru pulih dari cedera hamstring tersebut langsung dipercaya tampil sebagai starter.

Pertandingan melawan Persik di lanjutan BRI Super League 2025/26 itu menjadi momen emosional bagi Zijlstra karena ia harus menunggu hampir tiga bulan untuk kembali berjuang bersama rekan-rekannya.

Sebelum dibekap cedera, penyerang berusia 21 tahun itu terakhir kali tampil saat Persija menjamu PSM Makassar pada 20 Februari 2026. Dalam laga tersebut, Zijlstra masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-85.

Namun, dua pekan berselang, tepatnya saat sesi official training jelang pertandingan kontra Borneo FC pada 2 Maret 2026, ia mengalami cedera hamstring yang memaksanya menepi lama.

Proses pemulihan Zijlstra sebenarnya sempat menunjukkan perkembangan positif ketika ia mendapat panggilan bergabung bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series akhir Maret 2026 lalu. Bahkan, ia berhasil mencetak satu gol ke gawang St. Kitts and Nevis.

Sayangnya, setelah pertandingan internasional tersebut, cedera hamstring-nya kembali kambuh dan memperpanjang masa absennya di klub. Kini, Zijlstra mengaku sangat bersyukur bisa kembali merasakan atmosfer pertandingan bersama Macan Kemayoran.

“Senang bisa bermain untuk Persija lagi setelah tiga bulan dan kembali meraih tiga poin,” ujar Zijlstra selepas laga.

Di sisi lain, pelatih Mauricio Souza menilai kondisi fisik Zijlstra belum sepenuhnya mencapai level terbaiknya. Menurut pelatih asal Brasil itu, sang striker masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugaran sekaligus ritme permainan setelah menjalani masa pemulihan yang cukup panjang.

“Sayangnya, ia mengalami cedera sebelum bergabung dengan tim nasional, lalu kembali cedera saat bersama tim nasional. Jadi, ia praktis baru menjalani latihan penuh bersama tim selama sekitar satu setengah hingga dua minggu,” kata Mauricio.

Dilansir dari laman resmi kompetisi melalui Medcom, Mauricio tetap optimistis terhadap potensi besar yang dimiliki Zijlstra. Ia menilai striker muda tersebut memiliki insting gol yang tajam serta kemampuan membaca ruang yang sangat baik di area penalti lawan.

“Jadi, ia memang belum berada dalam kondisi fisik terbaik. Namun, ia adalah pemain yang cerdas dan punya kehadiran kuat di dalam kotak penalti. Jika kondisi fisiknya terus meningkat dan kebugarannya kembali maksimal, saya yakin ia bisa menjadi pemain hebat,” tutur Mauricio.