Pupuk Indonesia sediakan layanan gratis uji tanah petani

Sedang Trending 2 jam yang lalu
kami terus berupaya menyosialisasikan manfaat uji tanah sebelum menanam

Palembang (ANTARA) - Produsen pupuk urea terbesar di Asia, PT Pupuk Indonesia (Persero) menyediakan layanan gratis uji tanah lahan sawah dan perkebunan milik petani untuk memastikan kondisi tanah dalam kondisi subur sebelum dilakukan kegiatan penanaman.

"Bagi petani yang akan memanfaatkan unit pelayanan bergerak Mobil Uji Tanah (MUT) untuk mengecek kondisi lahannya subur atau tidak, bisa menghubungi saluran telepon bebas pulsa
08001008001," kata Regional Chief Executive Officer 1 Pupuk Indonesia Eko Suroso pada acara silaturahim dengan wartawan di Palembang, Sumsel, Selasa.

Dia menjelaskan, untuk melakukan pelayanan uji tanah petani di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung, pihaknya sementara ini mengoperasikan tiga unit MUT.

Tim MUT tersebut akan menjadwalkan pergerakan secepat mungkin untuk melakukan pelayanan ke wilayah yang petaninya menghubungi petugas di saluran telepon bebas pulsa tersebut.

"Bagi petani yang membutuhkan layanan uji tanah secara gratis, jangan segan untuk menghubungi Tim MUT," ujar Eko Suroso.

Sementara Koordinator MUT Pupuk Indonesia Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Gianto menambahkan permintaan pelayanan uji tanah di dua provinsi wilayah kerjanya masih sedikit.

"Hingga sekarang ini masih sedikit petani yang memanfaatkan MUT, untuk meningkatkan pemanfaatannya, kami terus berupaya menyosialisasikan manfaat uji tanah sebelum menanam," ujarnya.

Dia menjelaskan, manfaat melakukan uji tanah yakni untuk mengetahui kondisi lahan pertanian dan perkebunan dalam kondisi baik atau tidak guna mencapai hasil produksi maksimal.

Selama ini masalah yang biasa dihadapi petani di antaranya produksi tanamannya tidak sesuai jumlah yang diharapkan, buahnya kecil, mudah busuk, buah rontok, dan diganggu hama penyakit.

Beberapa faktor yang mempengaruhi produksi tanaman itu seperti genetis dengan solusinya petani harus melakukan pemilihan benih unggul.

Kemudian faktor lingkungan seperti temperatur, air, udara, cuaca, dan hama penyakit.

Faktor tanah yakni fisiknya, tekstur, struktur tanah, kandungan bahan kimia, unsur hara, dan biologi yakni makhluk hidup yang ada di dalam tanah seperti cacing dan mikro organisme lainnya penyedia unsur hara.

Kondisi tanah petani sebagian besar sakit atau sudah jenuh karena sering diolah tetapi jarang diperbaiki.

Tanah sakit solusinya dilakukan penetralan dengan kapur dan bahan organik atau bisa menggunakan produk siap pakai dari PT Pupuk Indonesia untuk memperbaiki kondisi tanah agar kembali subur, jelas Gianto.

Baca juga: Pupuk Indonesia luncurkan mobil uji tanah bantu petani Babel

Baca juga: Pupuk Kujang pastikan stok pupuk di Indramayu cukupi kebutuhan petani

Baca juga: Zulhas pastikan distribusi pupuk dan harga gabah terjaga di Lampung

Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.