Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan strategi ketahanan fiskal dan keberlanjutan APBN Indonesia kepada 18 investor global serta lembaga internasional di Washington DC dan New York, Amerika Serikat, pada Rabu (15/4/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian mengenai fundamental ekonomi nasional di tengah gejolak ketidakpastian global yang dipicu oleh tensi geopolitik dan fluktuasi harga energi dunia. Dilansir dari Bloombergtechnoz, pertemuan tersebut melibatkan sejumlah perusahaan manajemen aset raksasa seperti Fidelity, Goldman Sachs, BlackRock, dan HSBC Global Asset Management.
"Mereka ingin memahami arah kebijakan pertumbuhan dan pengelolaan anggaran Indonesia, serta menilai apakah strategi tersebut kredibel dan berkelanjutan," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Pemerintah menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia saat ini dalam posisi solid dengan ketersediaan bantalan anggaran mencapai Rp420 triliun. Cadangan ini disiapkan untuk menyerap tekanan eksternal, termasuk dampak kenaikan harga minyak yang telah diantisipasi melalui penyesuaian kebijakan sejak akhir tahun lalu.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Purbaya juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva, pejabat Bank Dunia, dan lembaga pemeringkat S\&P Global Ratings. Bank Dunia menyatakan minat untuk memperdalam kerja sama dalam pembiayaan proyek strategis dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Purbaya turut mengklarifikasi keraguan sejumlah pihak mengenai isu defisit anggaran dan menegaskan bahwa narasi negatif tersebut tidak sesuai dengan basis data terkini. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang lebih efektif untuk menjelaskan fondasi makroekonomi Indonesia yang dinilai sudah sangat baik oleh para pakar ekonomi internasional.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap stabil di level 5,5 persen pada kuartal I dan II tahun 2026 untuk menjaga kepercayaan pasar. Fokus utama saat ini adalah memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai dengan desain APBN yang telah ditetapkan untuk meyakinkan aliran modal asing masuk ke pasar modal Indonesia.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·