Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mempelajari bahasa Prancis di seluruh jenjang pendidikan sejalan dengan kebutuhan global yang semakin kompetitif.
Menurut Qodari, penguasaan bahasa asing menjadi salah satu modal penting untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat internasional.
"Dunia semakin global, artinya kan salah satu syarat untuk bisa maju kan tentunya kemampuan berbahasa," ujar Qodari seusai menghadiri jumpa pers persiapan PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Jakarta, Minggu.
Baca juga: Komisi X usulkan instruksi Prabowo soal bahasa Prancis diterapkan bertahap
Ia menjelaskan pembelajaran bahasa asing tidak harus terbatas pada satu bahasa tertentu seperti Bahasa Inggris.
Saat ini, sejumlah sekolah telah memberikan pilihan bahasa asing selain bahasa Indonesia dan Inggris, seperti bahasa Mandarin, Jepang, dan lainnya.
"Bahasa itu kan nggak harus, misalnya satu bahasa saja kan bisa opsional kan di berbagai sekolah. Selain bahasa Indonesia, sekarang juga sudah ada misalnya bahasa Mandarin, bahasa Inggris," katanya menjelaskan.
Qodari menilai bahasa-bahasa yang disebut Presiden Prabowo, termasuk bahasa Prancis, merupakan bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam hubungan global, pendidikan, maupun kerja sama ekonomi.
Baca juga: Prabowo instruksikan semua jenjang sekolah pelajari bahasa Prancis
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengaturan teknis mengenai implementasi pembelajaran bahasa Prancis di sekolah akan menjadi kewenangan kementerian terkait, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Saya kira bahasa-bahasa yang disebut oleh Presiden kan bahasa-bahasa internasional dan karena itu bagaimana pengaturan teknisnya nanti harus kembali kepada Dikdasmen," imbuhnya.
Saat melakukan kunjungan kenegaraan di Paris, Prancis pada Kamis (28/5), Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar pembelajaran bahasa Prancis diperluas di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan dengan Prancis.
Menurut Presiden Prabowo, penguasaan bahasa asing termasuk Prancis, menjadi penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika global yang terus berkembang, seiring dengan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Prancis di berbagai sektor.
Baca juga: Prabowo dijadwalkan hadiri upacara Hari Lahir Pancasila
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·