Atletico Madrid gagal merengkuh trofi juara setelah ditundukkan Real Sociedad melalui drama adu penalti pada partai final Copa del Rey 2026 di Sevilla, Minggu (19/4) dini hari WIB. Dilansir dari Medcom, skuad asuhan Diego Simeone tersebut menyerah dengan skor penalti 3-4 usai bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu selesai.
Kekalahan tipis ini membuat Los Colchoneros harus puas menyandang status runner-up dalam kompetisi tersebut. Meski sempat memberikan perlawanan sengit selama 120 menit laga berjalan, keberuntungan belum berpihak pada tim asal ibu kota Spanyol itu saat memasuki babak penentuan dari titik putih.
Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid, menyatakan rasa kecewanya yang mendalam setelah kegagalan tim dalam membawa pulang piala. Ia memberikan ucapan selamat kepada pihak lawan sembari mengevaluasi jalannya pertandingan yang sempat melambat pada babak pertama.
"Pertama-tama, selamat kepada lawan. Kami bereaksi dengan baik setelah kebobolan, kemudian kami terus bermain dengan tempo lambat," ujar Simeone, Entrenador Atletico Madrid.
Simeone mengungkapkan adanya perubahan taktik dan tempo permainan yang dilakukan timnya selepas jeda antar babak. Ia menyayangkan kegagalan sejumlah pemain dalam memaksimalkan peluang emas untuk memperlebar keunggulan timnya.
"Kemudian saat turun minum, kami berbicara dan mengubah tempo. Kami harusnya bisa mencetak gol ketiga dengan Johnny atau Baena," jelas Simeone.
Memasuki masa perpanjangan waktu, kedua kesebelasan tercatat memiliki peluang bersih untuk mengakhiri laga lebih cepat. Peluang Julian yang membentur tiang gawang serta penyelamatan kiper Musso menjadi momen krusial yang disoroti oleh pelatih asal Argentina tersebut.
"Kemudian pada babak tambahan, kami sama-sama punya satu peluang. Tembakan Julian membentur tiang dan peluang mereka bisa diselamatkan Musso," ulas Simeone.
Mengakhiri pernyataannya, Simeone mengakui kesulitan untuk memberikan kata-kata penghiburan kepada para pendukung yang hadir. Baginya, bekerja keras setiap hari menjadi satu-satunya jawaban untuk menebus kegagalan meraih kemenangan di partai puncak tersebut.
"Sulit untuk memberi pesan kepada suporter karena mereka membutuhkan kemenangan, bukan pesan. Yang pasti kami harus tetap bekerja setiap hari," pungkas Simeone.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·