PT BANK Mandiri (Persero) Tbk menyatakan keterlibatan aktif dalam sejumlah program prioritas nasional yang menyasar sektor riil dan masyarakat luas. Dukungan itu mencakup penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program 3 Juta Rumah (FLPP), Makan Bergizi Gratis, serta Koperasi Desa Merah Putih.
“Bank Mandiri secara aktif berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan berbagai program nasional berjalan efektif dan memberikan dampak langsung kepada sektor riil serta masyarakat luas,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Riduan dalam keterangan resmi, Selasa, 21 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Hingga kuartal I 2026, realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri tercatat Rp 11 triliun yang menjangkau lebih dari 87 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif. Pada program Makan Bergizi Gratis, sekitar enam ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah memanfaatkan layanan Virtual Account Bank Mandiri untuk memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel.
Dukungan terhadap pemerataan kesejahteraan juga dilakukan melalui pembiayaan sekitar 2.300 unit hunian dalam Program 3 Juta Rumah (FLPP). Sementara di tingkat desa, Bank Mandiri disebut mendukung aspirasi sekitar 80 ribu Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan menjelaskan bahwa pada pilar Sustainable Banking, portofolio pembiayaan berkelanjutan per Maret 2026 tercatat sebesar Rp 320 triliun, tumbuh 8,8 persen secara tahunan.
Adapun rinciannya, pembiayaan hijau Rp 167 triliun yang meningkat 12,6 persen secara tahunan serta portofolio sosial Rp 153 triliun naik 5,1 persen secara tahunan, mengukuhkan posisi Bank Mandiri sebagai pemimpin pasar pembiayaan hijau nasional dengan pangsa di atas 35 persen di antara tiga bank besar nasional.
Pada kuartal ini, perseroan mencatat pembiayaan baru sebesar Rp 3,6 triliun di sektor green building dan Rp 5,2 triliun di sektor pengelolaan sumber daya alam hayati. Sejalan dengan ketentuan POJK yang mendorong pengembangan produk keuangan berkelanjutan, Bank Mandiri juga terus memperkuat sisi pendanaan, yang tercermin dari alokasi penuh dana Green Bond Tahap II sebesar Rp 5 triliun, masing-masing sebesar 72 persen untuk sektor pengelolaan SDA hayati dan 28 persen untuk transportasi ramah lingkungan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·