Rekayasa lalin dilakukan saat tahapan "erection girder" di Latumenten

Sedang Trending 37 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar jalan layang (flyover) Latumenten, Jakarta Barat, karena adanya tahapan erection girder atau proses pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak sebagai struktur utama.

"Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan dan mematuhi rambu maupun arahan petugas di lapangan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pekerjaan erection girder sisi barat Jalan Latumenten dilaksanakan pada 18-26 Mei 2026 pukul 22.00-04.00 WIB. Sementara pekerjaan di sisi timur Jalan Makaliwe Raya dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 5 Juni 2026 pada jam yang sama yaitu mulai 22.00-04.00 WIB.

Ia mengatakan bahwa untuk mendukung kelancaran pekerjaan dan keselamatan pengguna jalan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan selama pekerjaan berlangsung.

Rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan, yakni di sisi Barat, dari arah Selatan (flyover Grogol), dari arah Timur (Roxy) dan dari arah Barat (Jalan Daan Mogot) menuju Utara untuk kendaraan besar dialihkan melalui Jalan Daan Mogot-Jalan Pangeran Tubagus Angke.

Sedangkan, kendaraan kecil dapat melalui Jalan Hadiah-Jalan Hadiah 1-Jalan Hadiah 2-Jalan Prof Dr Latumeten Barat 3 atau dapat melalui Jalan Dr Susilo I-Jalan Dr. Muwardi I-Jalan Dr. Muwardi Il-Jalan Dr Muwardi-Jalan Semeru dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Utara menuju Selatan masih dapat melintas.

Kemudian, rekayasa lalu lintas di sisi Timur mulai dari arah Utara menuju Selatan untuk kendaraan besar dialihkan putar balik di putaran sebelum Season City-Jalan Prof Dr Latumeten-Jalan Pangeran Tubagus Angke-Jalan Daan Mogot/belok kanan di simpang Jembatan Dua, sedangkan kendaraan keil dapat melalui Jalan Semeru-Jalan Dr Muwardi-Jalan Dr Susilo 1 dan seterusya/ dapat melalui Jalan Dr Semeru I.

Siti memastikan, seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai standar keselamatan dan target waktu yang telah ditetapkan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses pekerjaan berlangsung," ujarnya.

Pembangunan jalan layang Latumeten bertujuan antara lain untuk menghilangkan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api, mempercepat waktu tempuh masyarakat dengan memisahkan arus kendaraan dan perjalanan kereta api, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan melalui aksesibilitas yang lebih efisien.

"Keberadaan jalan layang ini juga akan memudahkan perpindahan pengguna moda transportasi dengan adanya TOD Stasiun Grogol dengan Halte Transjakarta atau Jaklingko maupun transportasi umum lainnya," katanya.

Baca juga: Jalan layang Latumenten masuki pemasangan gelagar beton pracetak

Baca juga: Ada pembangunan flyover Latumenten, ini jalan alternatifnya

Baca juga: Pembangunan jalan layang Latumenten masuk tahap pengeboran fondasi

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.