Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono berharap otoritas Myanmar melanjutkan kebijakan ke arah yang lebih positif usai memberikan amnesti bagi tahanan politik dan memindahkan Aung San Suu Kyi sebagai tahanan rumah.
Dalam pertemuan tingkat menlu anggota ASEAN (AMM) di Cebu, Filipina, Kamis, Sugiono menyoroti upaya pemerintahan baru Myanmar untuk berkomunikasi dengan semua pihak dan pemangku kepentingan di negara tersebut.
"Dibebaskannya tahanan politik dan dipindahkannya Daw Aung San Suu Kyi menjadi tahanan rumah merupakan langkah dan kemajuan positif menuju arah yang positif pula," kata Sugiono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Baca juga: PBB desak pembebasan tahanan dan dimulainya kembali dialog di Myanmar
Dia mengatakan langkah tersebut merupakan perkembangan positif yang disambut baik oleh Indonesia dan mitra-mitra lain di ASEAN.
Indonesia pun mendorong pemerintahan baru Myanmar terus bekerja sama dengan ASEAN untuk memulihkan stabilitas nasional, meredakan permusuhan dan peperangan, serta memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan.
"Oleh karena itu, kita, sebagai ASEAN, akan bekerja bersama membantu Myanmar dalam proses memulihkan stabilitasnya," ucap Sugiono.
Dalam kesempatan yang sama, Sugiono juga mendorong penguatan kerja sama ASEAN dalam menghadapi dampak konflik di Timur Tengah serta tantangan bersama yang dihadapi saat ini.
"Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ASEAN tetap menjadi mitra yang terpercaya, stabil, dan dapat diandalkan," ujar Sugiono.
Baca juga: ASEAN belum sepakat akui hasil pemilu Myanmar
Dia menegaskan komitmen Indonesia mendukung integrasi Timor Leste ke dalam organisasi tersebut usai resmi diterima sebagai anggota penuh ASEAN.
AMM di Cebu, Kamis, diselenggarakan sebagai rangkaian acara jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN serta pertemuan terkait.
Pertemuan tersebut dilakukan di bawah Keketuaan Filipina di ASEAN dengan tema "Menavigasi Masa Depan Kita, Bersama", dengan fokus pembahasan mengenai respons bersama terhadap situasi di Timur Tengah dan potensi dampaknya terhadap kawasan.
Sugiono akan mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam KTT ke-48 ASEAN pada Jumat (8/5).
Sepanjang rangkaian pertemuan, Indonesia akan terus mendorong persatuan dan sentralitas ASEAN dalam membangun ketahanan kawasan serta memastikan ketahanan pangan dan energi.
Baca juga: Aung San Suu Kyi menjadi tahanan rumah, masa hukuman dipangkas
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·