RI Siap Terbitkan Panda Bond di Pasar China, Kurangi Ketergantungan Dolar AS

Sedang Trending 30 menit yang lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) menyampaikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Pemerintah Indonesia berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS dan rupiah sebagai upaya memperkuat nilai tukar.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap bakal segera direalisasikan melalui penerbitan Panda Bond di pasar China.

“Untuk memperkuat nilai tukar, kami juga akan menerbitkan bond dalam mata uang selain US Dollar dan rupiah,” ucap Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5) malam.

Purbaya menjelaskan, penerbitan obligasi dalam mata uang yuan atau Panda Bond dinilai lebih menguntungkan karena menawarkan biaya bunga yang lebih rendah.

kumparan post embed

“Yang dalam waktu dekat kita akan masuk ke Panda Bond di China dengan bunga yang lebih rendah, sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi,” lanjut dia.

Menurut Purbaya, ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi pembiayaan negara agar lebih fleksibel menghadapi gejolak global, khususnya fluktuasi nilai tukar dolar.

“Jadi diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan. Jadi prospek kita bagus, nggak usah takut, tadi Pak Presiden juga bilang sama saya suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup. Duitnya banyak, jadi Anda nggak usah takut,” tuturnya.